Pegawai Di Setjen DPR Fraksi Nasdem Meninggal Karena Corona, Rapid Test 3 PNS Lainnya Positif
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat Jenderal Fraksi partai Nasdem meninggal dunia usai dinyatakan positif corona. Sementara itu, ada tiga PNS lainnya yang positif usai melakukan pemeriksaan rapid test.

WowKeren - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat Jenderal DPR RI meninggal dunia setelah dinyatakan positif corona atau Covid-19 pada Selasa (31/3) lalu. PNS berjenis kelamin laki-laki ini sehari-hari bertugas di Sekretariat Fraksi Partai NasDem.

"Betul (meninggal dunia). Beliau ini pegawai Kesetjenan DPR yang diperbantukan di Fraksi NasDem. Jadi di Fraksi NasDem ini ada 11 orang PNS yang diperbantukan di situ," kata Ketua Fraksi NasDem DPR Ahmad Ali, Selasa (31/3). "Beliau ini hari-harinya dia ini bertugas di bagian absensi paripurna."


Lantas baru-baru ini, hasil pemeriksaan rapid test tiga orang PNS lainnya dinyatakan positif corona. Tak hanya itu, bahkan seorang office boy di lingkungan yang sama juga dinyatakan positif. Sementara itu, di ketahui bahwa seorang PNS yang meninggal itu memiliki riwayat penyakit diabetes. Ia pun meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Cileungsi Bogor, Jawa Barat.

"Terakhir sebenarnya sejak tanggal 14 Maret yang bersangkutan memang sudah tidak masuk kantor. Beliau itu meninggal pada saat di perawatan," ujar Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (4/4). Lebih lanjut, setelah kejadian itu pihaknya langsung melakukan pemeriksaan rapid test terhadap semua pegawai.

Dan hasil dari rapid test tersebut, dari 10 pekerja yang diperiksa, ada tiga pegawai PNS dan satu pekerja office boy yang positif. Indra kemudian meminta pekerja melakukan tes lanjutan di rumah sakit rujukan dan mengimbau kepada pegawai untuk segera melakukan isolasi mandiri.

Hingga saat ini pihaknya juga masih berupaya untuk menelusuri orang-orang yang berinteraksi dengan office boy tersebut untuk segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Senin ini staf yang selama ini berkomunikasi dengan OB itu juga akan kita tes semua untuk memastikan ada virus juga nggak," tambah Indra.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts