Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono memaparkan kondisi gajah. Gading gajah dalam keadaan utuh namun bagian kepalanya terdapat luka.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 16 April 2020 - 14:46 WIB
WowKeren - Seekor gajah di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau dibantai secara sadis oleh warga. Motif pembantaian ini diduga karena gajah melintasi area perladangan masyarakat.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono memaparkan kondisi gajah yang mengenaskan tersebut. Meski gading gajah dalam keadaan utuh namun bagian kepalanya terdapat luka akibat benda tajam.
"Gajah tunggal ini kondisi bagian kepalanya luka terbuka bekas sayatan benda tajam," kata Suharyono dilansir Detik, Kamis (16/4). "Sedangkan gading gajah dalam keadaan utuh."
Tak cukup sampai di situ, kondisi belalai gajah juga sudah terpotong. Bhabinkamtimbas menemukan gajah malang tersebut pada Rabu (15/4) siang. "Kita bersama tim Ditreskrimsus Polda Riau mendatangi lokasi kemarin. Kita menurunkan tim medis," terang Suharyono.
Gajah malang tersebut, dikatakan, Suharyono, terpisah dari kawanannya yang ada di kantong gajah Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Gajah itu acap kali memasuki area permukiman dan perkebunan masyarakat yang masih merupakan area jelajah satwa yang dilindungi itu.
"Lokasi itu merupakan wilayah jelajah (home range) gajah tersebut," tutur Suharyono. "Kita beberapa kali melakukan upaya penghalauan bersama masyarakat."
Namun sayangnya, upaya penghalauan tersebut mengalami kendala. Sebab, ada warga di sejumlah desa yang kurang bisa untuk diajak bekerja sama. Meski demikian, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang bisa menyakiti satwa liar tersebut.
"Untuk mengantisipasi adanya tindakan dari masyarakat pada kesempatan yang sama kami bersama aparat kepolisian juga melakukan sosialisasi ke masyarakat," tutur Suharyono. "Agar tidak melakukan kegiatan yang membahayakan bagi satwa gajah itu sendiri."
Walau bagaimanapun juga, perilaku menyakiti satwa liar semacam itu tidak dapat dibenarkan. Suharyono menegaskan akan melakukan penyelidikan untuk kasus tersebut.
"Kami mengutuk keras atas kejadian pembunuhan satwa liar gajah Sumatera ini," tegas Suharyono. "Bersama aparat penegak hukum, akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini."
(wk/zodi)