Begini Peringatan KAI Soal ABG Tewas Terserempet KRL Kala Tawuran
Nasional

Begini respons yang ditunjukkan dari pihak Kereta Api Indonesia (KAI) setelah ada seorang ABG dilaporkan tewas akibat terserempet KRL saat terlibat aksi tawuran.

WowKeren - Tawuran antar pelajar kembali terjadi di pinggir rel kereta di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (15/4). Peristiwa ini menewaskan seorang ABG berinisial BP setelah ia terserempet kereta commuter line (KRL).

Peristiwa ini terekam sejumlah kamera warga. Dalam video yang beredar, kejadian bermula kala korban dan sekelompok anak seusianya berlarian ke bantaran kereta di lokasi.

Korban terlihat sedang melemparkan batu di pinggir rel dan tidak sadar ada KRL yang melaju dari arah belakangnya. Kereta dari arah Tanggerang menuju Stasiun Duri tersebut langsung menyerempet korban. ABG ini terlihat meringkuk di lokasi dengan luka di bagian kepala sebelum akhirnya dievakuasi.

”Setelah dilakukan pengecekan ke obyek didapat informasi bahwa telah terjadi tawuran di rel kereta api di perbatasan Kampung Duri Pulo dengan Kalianyar, Tambora," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Pranoto seperti dilansir Detik, Kamis (16/4). “Korban dilarikan ke RS Sumber Waras, namun dalam perjalanan yang bersangkutan meninggal dunia.”


PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun angkat berbicara mengenai kejadian naas tersebut. KAI memperingatkan masyarakat yang bermukim di dekat jalur rel kereta api agar tidak beraktivitas di area berbahaya tersebut dan menjaga anak-anak.

”Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa pada Kamis (16/4). “Mohon masyarakat yang bermukim berdekatan dengan jalur rel, agar selalu mengikuti aturan yang ada.”

”Khususnya untuk tidak beraktivitas di jalur rel,” sambungnya. “Termasuk menjaga anak-anaknya pada saat beraktivitas memastikan tidak bermain di sekitar jalur rel untuk keselamatan dan keamanan bersama.”

Eva menjelaskan jika pihaknya bersama tim kepolisian langsung ke lokasi kejadian guna menyelidiki kasus tersebut. Ia juga membenarkan jika korban tewas merupakan seorang ABG yang menghembuskan nafas yang terakhir setelah menderita luka-luka parah di bagian kepala.

”PKD (petugas keamanan dalam) Stasiun Duri ke lokasi untuk mengamankan perkara dan koordinasi dengan Polsek Tambora,” jelas Eva. “Dan korban dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Sumber Waras dan korban meninggal dunia dengan luka-luka di kepala dan pelipis sebelah kiri.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait