Tangis Sopir Mobil Jenazah Lihat Pasien Corona Yang Langsung Masuk Liang Lahat Tanpa Didoakan
Twitter
Nasional

Seorang sopir mobil jenazah, Muhammad Nursyamsurya menceritakan kisah sedih tentang para korban virus Corona yang meninggal. Ia tak dapat menahan tangis kala harus memakamkan puluhan jenazah setiap harinya.

WowKeren - Kematian para pasien virus Corona rasanya membuat semua orang ikut merasakan pilu. Seperti seorang pria bernama Muhammad Nursyamsurya yang belum lama ini membagikan kisah sedih terkait pekerjaannya sebagai sopir mobil jenazah. Ia mengaku belakangan ini situasi pekerjaan tak seperti biasanya.

Hal ini dikarenakan Nursyamsurya harus membantu membawa banyak jenazah korban virus Corona (COVID-19). Ia selalu menangis ketika mengurus jenazah yang jumlahnya bisa mencapai puluhan setiap harinya. Nursyamsurya tak menyangka ia bisa berada di situasi seperti ini.

Kekhawatiran dalam diri Nursyamsurya seolah tergantikan dengan kesedihan yang turut ia rasakan setiap kali ikut menguburkan jenazah. Ia prihatin melihat kondisi Indonesia yang kian hari korban meninggal karena Corona terus bertambah.

"Pertama, memang itu tugas, memang kami harus menjalankan itu. Rasa khawatir ada, manusiawi. Tapi hari ke hari karena bertambahnya yang meninggal itu membuat kami sedih, karena bertambah terus," ujar Nursyamsurya dalam tayangan "Mata Najwa" di Twitter, Kamis (16/4).

Semakin bertambahnya korban yang meninggal karena virus tersebut, diakui Nursyamsurya membawa duka yang mendalam baginya. Terlebih, masih banyak masyarakat yang seakan berusaha tak peduli dengan kondisi yang sedang terjadi di Tanah Air.


"Jalanan Jakarta itu masih penuh, masih macet, seharusnya mereka tahu apa yang mereka kerjakan sekarang. Kami memakamkan jenazah-jenazah ini yang tiap hari bertambah, tolong ikuti instruksi pemerintah, diam di rumah, kurangi pekerjaan kami, sedih lihatnya," kata Nursyamsurya.

Nursyamsurya ingin masyarakat bekerja sama memutus rantai penyebaran virus Corona. Bahkan jika bisa, Nursyamsurya ingin berteriak di depan masyarakat agar mereka sadar bahwa virus Corona ini bukan hal sepele.

"Saya ingin naik pakai tronton teriak di jalanan kepada masyarakat tolong kalian diam di rumah, tolong ikuti anjuran pemerintah, kalau kalian tahu berapa banyak jenazah yang kami makamkan tiap hari, pasti kalian akan sedih. Karena jenazah itu enggak ada yang diantar, enggak ada yang didoain langsung masuk ke liang lahat," ujarnya sambil menangis.

Dengan nada yang terbata-bata, Nursyamsurya berharap masyarakat bisa saling mengerti, sadar akan kondisi Indonesia yang sampai saat ini belum juga membaik. Ia berharap agar masyarakat tak menutup mata dengan bahaya yang sudah jelas di depan mata.

"Kami memakamkan jenazah ini tiap hari, minta tolong, kita juga punya keluarga, kita punya tetangga, kita punya kehidupan. Kehidupan seperti ini, masa harus gini terus," tukas Nursyamsurya.

Hingga 16 April 2020 pukul 12.00 WIB, total kasus positif virus Corona mencapai 5.516. Jumlah pasien sembuh sebanyak 548 orang. Sedangkan, pasien meninggal dunia bertambah menjadi 27 orang. Sehingga totalnya menjadi 496 orang.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait