Direktur RSUP dr Kariadi, dr Agus Suryanto, Sp.PD-KP, juga meluruskan informasi yang beredar sebelumnya. Menurut Agus, jumlah tenaga medis RSUP dr Kariadi yang terpapar corona bukan 46, melainkan 34 orang.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 18 April 2020 - 07:40 WIB
WowKeren - Sebanyak 46 tenaga medis di RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, dikabarkan positif terjangkit virus corona (Covid-19). Direktur RSUP dr Kariadi, dr Agus Suryanto, Sp.PD-KP, lantas mengungkapkan dugaan sumber penularan para tenaga medis tersebut.
Awalnya, Agus meluruskan informasi terkait jumlah tenaga medis yang terjangkit corona. Menurutnya, jumlah tenaga medis RSUP dr Kariadi yang terpapar corona bukan 46, melainkan 34 orang berdasarkan hasil pemeriksaan pada 14 April 2020.
"Kenapa 34? Jadi setelah kami telusur, ada 2 nama, ada keluarganya pasien yang ikut dalam satu pasien," jelas Agus dilansir Solopos.com, Jumat (17/4). "Jadi yang benar adalah 34 pegawai yang positif saat pemeriksaan tanggal 14 (April)."
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa puluhan tenaga medis termasuk dokter yang positif Covid-19 tersebut diduga tertular pasien yang menjalani operasi bedah namun tak teridentifikasi. Agus mengaku bahwa penelusuran menunjukkan jumlah tenaga medis yang terpapar virus tersebut banyak berasal dari kalangan dokter bedah.
"Dari perkembangan di RS setelah telusur, terdapat beberapa peningkatan di beberapa locus," ujar Agus. "Pertama, locus dokter bedah. Salah satunya (kemungkinan) adalah terlambatnya identifikasi pasien Covid-19 itu dan disadari setelah operasi. Jadi ini bukan diduga pasien Covid-19."
Selain para dokter bedah, tutur Agus, ada juga 24 dokter peserta peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Agus mengungkapkan bahwa yang paling banyak terpapar virus corona adalah para calon dokter spesialis bedah yang berjumlah 15 orang.
Dengan demikian, para tenaga medis RSUP dr Kariadi yang tertular justru bukan petugas yang menangani pasien Covid-19. "Yang mencolok adalah 15 PPDS bedah. Untuk (mendampingi) enam dokter (spesialis di atas) ada 2 physioterapis, satu tenaga administrasi, dan satu tenaga perawat," ungkap Agus.
Di luar kasus tersebut, hingga saat ini ada 2 pegawai RSUP dr Kariadi yang telah dilaporkan meninggal dunia. Satu pegawai telah dikonfirmasi terjangkit Covid-19, sedangkan satu laiinya masih menunggu hasil pemeriksaan kedua setelah dinyatakan negatif pada pemeriksaan pertama.
(wk/Bert)