Mantan atlet renang RI, Lukman Niode, dilaporkan meninggal dunia kala dirawat di Rumah Sakit Pelni, Jakarta, pada Jumat (17/4). Pihak keluarga kini memastikan bahwa Lukman positif terjangkit Covid-19.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 18 April 2020 - 10:51 WIB
WowKeren - Dunia olahraga kini tengah berduka. Mantan atlet renang legendaris Indonesia, Lukman Niode, dilaporkan meninggal dunia kala dirawat di Rumah Sakit Pelni, Jakarta, pada Jumat (17/4).
Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Harlin Rahardjo. "Iya, betul (meninggal)," tutur Harlin.
Pihak keluarga Lukman pun telah mengkonfirmasi bahwa penyebab kematiannya adalah virus corona (Covid-19). Menurut kakak Lukman, Idrus Niode, mendiang awalnya mengeluhkan rasa sakit di bagian lambung dan dilarikan ke Rumah Sakit Setia Mitra, Jakarta Selatan.
"Saya kebetulan yang memonitor kondisinya. Ini cuma sakit lambung (awalnya), kalau istilah kedokteran gerd," jelas Idrus dilansir Kumparan pada Sabtu (18/4). "Setelah dibawa ke RS Setia Mitra, kondisinya membaik dan menurun rasa sakitnya."
Namun, Lukman kembali mengeluhkan rasa sakit dan meminta istrinya untuk dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Lukman lantas melakukan 2 kali rapid test di RSPI dan semuanya dinyatakan negatif.
Meski demikian, pihak keluarga meminta agar Lukman diperiksa kembali dan benar saja, ditemukan flek di paru-paru Lukman. Akhirnya, Lukman pun dibawa ke rumah sakit rujukan dan dirawat di RS Pelni.
"Dokter di sana (RSPI) bilang ini semuanya (hasil tes) negatif. Ini hanya bakteri. Pagi-paginya dia mengeluh sakit lagi. Saya bilang untuk berangkat ke RSPI lagi. Dokter akhirnya melakukan thorax," ungkap Idrus. "Baru kelihatan paru-parunya banyak flek. Setelah itu kami mencari rumah sakit rujukan karena ICU RSPI penuh. Akhirnya kami minta dirujuk ke RS Pelni. Saat itu yang dibutuhkan ICU, RS Persahabatan juga ICU-nya penuh."
Menurut Idrus, Lukman masuk ke RS Pelni pada Selasa (14/4) sekitar jam 12 malam. "Akhirnya dibawa ke RS Pelni sekitar jam 12 malam, itu Selasa masuknya. Dengan catatan pasien harus dipasang ventilator karena sudah sesak napas. Setelah itu saya tidak ada hubungan apa-apa lagi, sampai pihak rumah sakit memberikan informasi meninggalnya Lukman," lanjut Idrus.
Idrus juga menambahkan bahwa Lukman sebelumnya melakukan tes swab di RS Pelni pada Rabu (15/4). Ia pun dinyatakan positif terjangkit Covid-19 pada Kamis (16/4).
"Lukman melakukan tes swab pada Rabu dan hasilnya ternyata positif virus corona," pungkas Idrus. "Yang saya bingung itu terkenanya di mana, padahal beberapa hari sebelumnya dia sudah melakukan dua kali rapid test. Orang tanpa gejala mungkin itu jawabannya."
Mendiang Lukman sendiri telah menyumbangkan prestasinya untuk Indonesia sepanjang kariernya. Lukman adalah peraih 2 medali emas SEA Games 1983 di Singapura dan pernah tampil dalam ajang Olimpiade 1984 di Los Angeles, Amerika Serikat.
(wk/Bert)