Zainut Tauhid Sa'adi selaku wakil menteri agama mengimbau kepada masyarakat untuk mengganti agenda ziarah kubur jelang Ramadan dengan berdoa di rumah saja. Ia menegaskan jika hal tersebut sama sekali tak mengurangi pahala.
- Wahyu
- Sabtu, 18 April 2020 - 15:38 WIB
WowKeren - Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nantikan oleh umat Islam. Dimana bulan ini merupakan momen untuk meningkatkan amal ibadah lantaran pahalanya yang berlipat ganda. Selain itu, bulan ini juga dipenuhi dengan keberkahan.
Warga muslim hanya tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk menyambut datangnya bulan suci ini. Namun, puasa tahun ini akan terasa berbeda lantaran virus Corona yang sedang mewabah. Segala rutinitas yang biasa dilakukan baik menjelang maupun saat bulan suci Ramadan, menjadi banyak dilakukan di rumah.
Setiap tahunnya, umat Islam selalu menyambut bulan Ramadhan, salah satu yang dianjurkan ialah ziarah. Namun, lantaran masih dalam kondisi wabah, ziarah disarankan diganti dengan doa dari rumah saja. Hal ini tentu untuk mencegah penyebaran virus Corona agar tak semakin meluas.
"Mengingat pandemi wabah COVID-19 sampai dengan bulan Ramadan kemungkinan besar belum mereda, sebaiknya agenda ziarah kubur ditiadakan dan diganti dengan berdoa dari rumahnya masing-masing. Insyaallah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun." kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengutip Kumparan, Sabtu, (18/4).
Selain itu, Zainut pun menganjurkan agar umat Islam segera mengeluarkan zakat mal guna membantu masyarakat lain yang terdampak Corona. Begitu pula halnya soal zakat fitrah. Ia menganjurkan zakat fitrah tak harus menunggu akhir Ramadan.
"Sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadhan dan tidak harus menunggu sampai akhir Ramadhan," kata Wakil Ketua Umum MUI. Dengan begini, masyarakat kalangan bawah juga bisa merayakan bulan suci Ramadan dengan gembira dan tak ada yang merasa kelaparan.
"Hal ini sesuai dengan hadits Nabi diriwayatkan dari Anas : "bahwa umat Islam ketika masuk bulan Sya'ban, maka senantiasa membaca Al-Quran dan mengeluarkan zakat hartanya, sebagai bantuan untuk orang miskin dalam menghadapi puasa," ujarnya.
Begitu juga dengan kegiatan silaturahmi dan saling meminta maaf, Zainut menegaskan jika rutinitas tersebut bisa dilakukan melalui media sosial atau media daring. Mengingat saat ini masih diberlakukan kebijakan physical distancing dan PSBB. Ia berharap agar masyarakat bisa memahami anjuran dari Menteri Agama ini.
(wk/wahy)