Risma Rapat Bareng Gubernur Jawa Timur Khofifah, Surabaya Bakal Segera Berlakukan PSBB?
Nasional

Diketahui Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tiba di Gedung Negara Grahadi, memenuhi undangan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan ini dikatakan untuk membahas usulan penerapan PSBB.

WowKeren - Beberapa kota di Indonesia kini telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mengurangi potensi penyebaran virus corona (COVID-19). DKI Jakarta menjadi wilayah pertama yang menerapkan sistem ini lantaran statusnya sebagai episenter COVID-19 di Indonesia.

Baru-baru ini, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tiba di Gedung Negara Grahadi, memenuhi undangan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan ini dikatakan untuk membahas usulan penerapan PSBB untuk mencegah Virus Corona atau COVID-19.

Wali kota Surabaya yang kerap disapa Bu Risma itu tiba di gedung Grahadi pada hari ini, Minggu (19/4) pada pukul 13.38 WIB. Tak sendiri, dilansir dari Kumparan Risma menunggu di ruang tamu bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Heru Tjahjono, pejabat pemprov lainnya, serta sejumlah pejabat TNI dan Polri.


Rapat yang di mulai pada pukul 14.00 WIB itu diketahui untuk membahas rencana usulan penerapan PSBB di Surabaya. Tak hanya Risma, Khofifah juga turut memanggil kepala daerah lain yakni Bupati Gresik dan Bupati Sidoarjo.

Selain para kepala daerah Jawa Timur, rapat ini juga dihadiri oleh beberapa pimpinan daerah. Diantaranya adalah kapolres dan komandan kodim. Hingga kini belum dipastikan apa hasil dari rapat tersebut. Namun ada kemungkinan bahwa Surabaya dan daerah lain di Jawa Timur nantinya juga akan mengikuti kota lain menerapkan PSBB.

Hal ini lantaran Jawa Timur diketahui menjadi provinsi ke-3 dengan kasus postif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Per hari ini, Minggu (19/4), Jawa Timur mengkonfirmasi sebanyak 590 kasus pada hari ini dengan pasien sembuh sebanyak 98 orang dan meninggal 54.

Di atasnya ada DKI Jakarta yang masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak yakni 3.032 yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut pasien sembuh dilaporkan sebanyak 234 orang dan meninggal 287 orang. Lalu disusul Jawa Barat dengan jumlah konfirmasi kasus sebanyak 696 dengan total sembuh 45 orang dan meninggal 59 orang.

(wk/putr)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait