Catatan publik dari persidangan mengungkapkan bahwa Lee Kyung Young 'memanipulasi dan mengeksploitasi' seorang calon aktris 'L' di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Jumat, 24 April 2020 - 14:35 WIB
WowKeren - "The World of The Married" kini menjadi salah satu drama terhits di Korea Selatan. Namun popularitas ini membuat catatan kriminal Lee Kyung Young dibahas kembali hingga memicu pemboikotan pada drama.
Pada 2002 silam, Lee Kyung Young ditangkap dan diadili di pengadilan untuk prostitusi anak di bawah umur. Catatan publik dari persidangan mengungkapkan bahwa Lee Kyung Young "memanipulasi dan mengeksploitasi" seorang calon aktris "L" di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya.
Pengadilan mendapati Lee Kyung Young tidak bersalah untuk yang pertama dari tiga kesempatan, tetapi bersalah atas pelacuran untuk dua dari tiga kesempatan. Dia dijatuhi hukuman penjara 10 bulan dengan masa percobaan 2 tahun, di samping 160 jam pelayanan masyarakat.
Pada persidangan tahun 2004, "L" dan orangtuanya memenangkan litigasi sipil terpisah terhadap Lee Kyung Young, di mana ia dijatuhi hukuman ganti rugi untuk menutup biaya perawatan kerusakan psikologis L.
Pasca persidangan, Lee Kyung Young menghadapi kritik ekstrem dari penonton Korea dan tidak bisa muncul di layar untuk sementara waktu. Hanya pada 2011, hampir satu dekade setelah kasus itu, ia mulai membintangi film dan drama lagi.
Aktingnya dalam "The World of The Married" memicu perdebatan yang intens di antara pemirsa tentang apakah ia "pantas dicasting dalam proyek ke proyek lain", terutama karena "ia telah melakukan kejahatan yang begitu tidak etis dan tidak bisa diterima".
"Jawab aku hal ini. Bukan seperti Korea tidak punya aktor pria lain yang seusia Lee Kyung Young. Faktanya, ada banyak aktor dengan kemampuan diksi dan akting yang lebih baik daripada Lee Kyung Young. Jadi mengapa aku harus terus melihatnya di TV?"
"Korea melepaskan pelanggar seks terlalu mudah. Bagaimana mungkin seseorang seperti Lee Kyung Young kembali ke TV seperti ini? Ya, ia membayar kesalahannya atau apa pun. Tapi apa itu cukup? Dia menghabiskan sejumlah uang dan melakukan pelayanan masyarakat, sehingga dia bisa kembali bekerja? Gadis yang dia sakiti harus hidup dengan trauma itu selamanya. Dia adalah alasan Korea melihat sampah seperti Nth Room terjadi berulang kali. Dia dinyatakan bersalah atas pelacuran anak di bawah umur, kawan. Dia sepotong sampah tapi dia ada di seluruh TV. Apakah kita benar-benar tidak punya opsi lain? Aku muak melihatnya di layar!"
(wk/amal)