IDI Jelaskan Ancaman Bahaya Jika Cuti Lebaran Diganti Saat Idul Adha
Nasional

Pemerintah Indonesia berencana untuk kembali mengkaji ulang cuti Lebaran 2020, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) jelaskan ancaman bahayanya jika diganti saat Idul Adha.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah mengubah cuti Lebaran tahun ini dari bulan Mei menjadi bulan Desember 2020. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) jika masyarakat menjalani tradisi mudik seperti biasa ke kampung halaman masing-masing.

Kini, cuti Lebaran masih berpotensi untuk diubah kembali setelah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo menawarkan opsi lain. Ia mengatakan jika tanggal libur cuti Lebaran tahun ini bisa digeser beriringan dengan Idul Adha.

”Untuk penggantian cuti lebaran, ini tadi disampaikan Bapak Presiden masih ada tambahan opsi,” kata Doni dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/5). “Jadi yang semula akhir tahun, satu opsi.”


”Tadi kemudian Bapak KSP memberikan masukan kepada Bapak Presiden,” sambungnya. “Bapak Presiden meminta untuk dipertimbangkan, mana kira-kira yang lebih baik, apakah pada waktu Idul Adha, akhir Juli, atau nanti tetap akhir tahun.”

Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan bahaya yang mengancam jika cuti Lebaran digabung beriringan dengan Idul Adha. Menurut IDI, hal ini justru berpotensi mendorong pergerakan warga ke daerah atau mudik.

”Mungkin kalau cuti diberlakukan itu berarti pas puncak (corona). Itu mendorong yang lagi cuti melakukan mobilisasi ke daerah-daerah atau kampung halamannya,” kata Ketua IDI Daeng M. Faqih seperti dilansir Detik, Senin (4/5). “Ini berisiko. Digeser ke Idul Adha mungkin diharapkan di Idul Adha sudah mulai mereda.”

Faqih justru mendesak pemerintah jangan mengganti tanggal cuti Lebaran semasa Idul Adha. Pasalnya, pergerakan warga yang akan pulang kampung tentunya masih belum dipastikan aman di momen itu. “Yang perlu dihindari adalah mobilitas penduduk dari yang epicentrum ke daerah-daerah karena dikhawatirkan penyebaran penularan,” pungkasnya.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait