Pihak hotel tidak menjelaskan detail alasan berhenti menampung mereka namun hanya meminta agar tim Gugus Tugas Jatim untuk memeriksa seluruh karyawannya.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 05 Mei 2020 - 17:08 WIB
WowKeren - Sebanyak 46 karyawan PT HM Sampoerna tengah menjalani isolasi di salah satu hotel di Surabaya. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur.
Namun, hotel tersebut rupanya ingin berhenti untuk menampung mereka. Ke-46 orang tersebut saat ini tengah menunggu giliran untuk tes swab PCR. sebelumnya, mereka telah dinyatakan positif corona usai menjalani rapid test.
Sedangkan karyawan lainnya yang sudah dinyatakan positif melalui hasil tes swab telah dipindahkan ke rumah sakit. "Yang di hotel tinggal 46 orang, yang lain sudah dipindah ke rumah sakit," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (4/5).
Karena pihak hotel sudah tidak bersedia lagi menampung mereka, maka puluhan karyawan tersebut akan dipindahkan ke hotel lainnya. "Yang tersisa di hotel 46 itu sedang diupayakan (dipindah) ke hotel yang lain, karena hotel yang ditempati ini tidak bersedia lagi," ujarnya.
Joni mengatakan jika pihak hotel tidak menjelaskan detail alasan berhenti menampung mereka. Pemilik hotel hanya meminta agar tim Gugus Tugas Jatim untuk memeriksa seluruh karyawannya. "Barusan saya di-WhatsApp hotelnya, saya diminta ke sana periksa karyawannya. Nanti karyawannya akan kita periksa ke sana," katanya.
Beruntung setelah melakukan pencarian , pihaknya menemukan satu hotel di Surabaya yang bersedia menyediakan ruang isolasi bagi para karyawan tersebut. "Tapi sudah ada salah satu hotel yang bersedia," lanjutnya.
Mulanya, ada sekitar 91 orang karyawan Sampoerna yang dirawat di hotel. 91 orang tersebut merupakan sekian banyak dari 323 karyawan yang positif usai menjalani rapid test. Dari 93 orang itu kemudian sebanyak 63 menjalani tes swab PCR.
Diketahui, Pabrik rokok Sampoerna di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) tengah menjadi sorotan setelah terjadi ledakan kasus virus corona pada para pekerjanya. Gugus Tugas COVID-19 Jatim telah melakukan swab test (PCR) pada karyawan dimana 63 orang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.
(wk/zodi)