Potensi Klaster Baru, Hasil Rapid Test 358 Pedagang Ikan Keliling Jayapura Terungkap
Nasional

Potensi klaster baru penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia kembali muncul, terungkap ini hasil rapid test dari ratusan pedagang ikan keliling Jayapura.

WowKeren - Potensi klaster baru penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia kembali muncul. Hal ini terjadi setelah Pemerintah Kota Jayapura menggelar pelaksanaan rapid test kepada para pedagang ikan keliling.

Rapid test dilakukan kepada 358 pedagang ikan yang berkeliling ke 5 distrik Kota Jayapura setiap harinya. Hasilnya, sebanyak 65 orang dinyatakan positif terindikasi virus corona (COVID-19) atau reaktif rapid test.

Sontak, 65 orang yang mendapatkan hasil reaktif tersebut langsung diminta untuk melakukan karantina mandiri. Petugas yang menangani COVID-19 disana juga telah melakukan swab test (PCR) kepada 65 pedagang tersebut untuk memastikan diagnosis corona. Saat ini, hasil PCR masih belum keluar.

Ketua Gugus COVID-19, Rustan Saru mengatakan jika puluhan pedagang ikan tersebut tidak boleh berjualan lagi selama hasil PCR belum keluar. Untuk kebutuhan hidup, pemerintah setempat akan memberikan bantuan sembako kepada mereka.


”Selama karantina mandiri, ke-65 pedagang ikan keliling akan diberikan sembako,” jelas Rustan seperti dilansir dari Kumparan pada Rabu (6/5). “Dan untuk sementara mereka tak berjualan sampai menunggu hasil PCR keluar.”

Rapid test di Jayapura ini tidak hanya akan dilakukan kepada pedagang keliling seperti penjual sayur dan ikan saja. Namun, selanjutnya rapid test juga akan dilakukan terhadap juru parkir, buruh sampah, hingga ojek.

Sebelumnya, Pemerintah Jayapura memang telah menggelar rapid test terhadap sekitar 450-an pedagang sayur keliling. Hasilnya, 5 orang dinyatakan reaktif COVID-19. Kini, lima orang tersebut masih menjalani isolasi mandiri sambil menanti hasil swab test muncul.

Oleh sebab itu, Rustan berpesan agar masyarakat tetap mematuhi anjuran dan protokol kesehatan yang ada. Diantaranya dengan menggunakan masker saat di luar rumah dan sebisa mungkin tidak berkerumun.

”Kami tetap minta masyarakat gunakan masker dalam melaksanakan aktivitas di luar rumah,” pesan Rustan. “Jika tak berkepentingan, silahkan tetap di rumah dan menjauhi kerumunan.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait