Amankan Stok Beras Jelang Musim Kering, Jokowi Bidik Lahan Sawah di Kalimantan
Nasional

Dari segi keuntungan, lahan persawahan di Kalimantan memang lebih rendah dibanding di Pulau Jawa. Hal ini disebabkan karena rata-rata lahan di sana merupakan lahan gambut.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah menginstruksikan untuk membuka lahan persawahan baru di kalimantan Tengah. Hal itu dalam rangka untuk mengamankan stok beras.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan jika sudah ada sekitar 200.000 hektare di Kalimantan Tengah yang siap untuk dijadikan lahan baru. Ia menyebut jika kepala negara juga telah menginstruksikan agar dilakukan peninjauan infrastruktur.

"Tadi arahan bapak Presiden karena lahan gambut dari laporan yang disampaikan Menteri PUPR," kata Airlangga, Selasa (5/5). "Bahwa lahan gambut ini yang disiapkan bisa 1/3-nya atau sekitar 200.000 Ha. Tadi arahan bapak Presiden bahwa ini untuk ditinjau kembali termasuk infrastrukturnya."

Dari segi keuntungan, lahan persawahan di Kalimantan memang lebih rendah dibanding di Pulau Jawa. Hal ini disebabkan karena rata-rata lahan di sana merupakan lahan gambut. Meski demikian, berdasarkan BMKG, curah hujan di sana masih tergolong baik.


Kalimantan merupakan wilayah yang diprediksi masih memiliki curah hujan yang baik hingga November. Sementara itu, daerah-daerah lainnya seperti Jawa, Sulawesi Selatan, dan NTB sudah masuk ke musim kemarau.

"Saran dari FAO dan juga BMKG terkait akan adanya musim kering di bulan Agustus di tahun ini di daerah-daerah Jawa, Sulawesi Selatan dan NTB," kata Airlangga. "Bahkan NTB sudah mulai lebih dahulu. Maka Kalimantan yang mempunyai curah hujan relatif masih cukup baik sampai bulan November ini jadi salah satu alternatif yang nanti akan dipelajari oleh Kementan dan Kementerian PUPR dan beberapa BUMN."

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut jika di akhir 2020 perlu ada pasokan beras minimal 3 juta ton agar pasokan aman sampai 3 bulan ke depan. Oleh sebab itu, dibutuhkan pasokan sebesar 1 juta ton yang didapat dari sawah baru tersebut.

Sebelumnya, Jokowi mengakui jika sejumlah wilayah di RI telah mengalami defisit bahan makanan pokok. Sehingga sebagai langkah antisipasi mencegah krisis pangan, ia menginstruksikan pembukaan lahan persawahan baru.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait