Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun di Sulbar sukses membuat terenyuh warganet karena patuh serta tenang ketika dijemput tim medis. Ia dan 12 keluarganya dinyatakan positif COVID-19.
- Elvariza Opita
- Rabu, 06 Mei 2020 - 21:21 WIB
WowKeren - Dunia maya dibuat terenyuh oleh aksi seorang bocah kecil positif COVID-19 asal Sulawesi Barat. Sebab bocah itu tampak patuh dan tenang ketika "digiring" petugas medis beratribut alat pelindung diri (APD) lengkap ke ambulans.
Potret mengharukan ini dibagikan oleh seorang warganet Twitter. Tampak di foto itu sosok sang bocah yang akan memasuki ambulans dengan membawa tas plastik berisikan pakaiannya.
"Bersama neneknya, bocah 7 thn ini berdsr tes swab positif Covid-19," cuit pemilik akun. "Dia 'packing' sendiri, menggunakan tas kresek menampung bawaannya, bekal di RS. Polman, Sulbar 5 Mei."
"Saya berusaha membayangkan bagaimana perasaannya saat ia mengemas pakaiannya. Memilih sendiri mana yang harus ia bawa, dan kemudian membungkusnya dengan plastik Indomaret," ujar warganet lain ikut menambahkan caption. "Mungkin ada ia menyelipkan mainan di situ. Sekadar untuk mengusir bosan di tempat isolasi nanti."
Belakangan terungkap bahwa anak ini bukan satu-satunya yang dijemput petugas medis pada hari itu. Sebab ia bersama 12 anggota keluarganya yang lain ternyata divonis positif terinfeksi virus Corona, bahkan salah satu anggota keluarganya sudah ada yang meninggal akibat penyakit tersebut.
Potret ini pun langsung diramaikan oleh komentar warganet. Tak hanya mendoakan kesembuhan bocah itu dan keluarga, warganet juga "menyentil" pasien-pasien bandel yang selama ini justru nekat berkeliaran kendati telah dinyatakan positif terinfeksi Corona.
"Anak kecil aja ngerti loh, yg dewasa malah diem2 kalo kena covid. btw lekas sembuh adek, semangatt!!" cuit @chi*****y_. "Nah yang kecil aja ngerti kenapa yang udah Gede nga jujur ajaa sih heran deh," timpal @Ma*****ia.
Sebagai informasi, sudah banyak kejadian pasien positif COVID-19 di Indonesia yang kabur dari rangkaian pengobatannya dengan berbagai dalih. Yang terbaru, pasien positif COVID-19 dari klaster Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan, yang justru nekat mengikuti ibadah tarawih berjemaah hingga "menggelar perpisahan" ketika dijemput tim medis.
(wk/elva)