ICW Kritik Pedas KPK Era Firli: Jadi Komisi Pembebasan Koruptor!
Nasional

Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali memberikan sejumlah kritikan pedas mereka terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) era pimpinan Firli Bahuri. Apa saja?

WowKeren - Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali melayangkan kritikan pedas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kritikan ini ditujukan bagi pimpinan KPK, yaitu Firli Bahuri yang dinilai tidak bisa membawa lembaga ini untuk menjalankan tugasnya dengan benar.

ICW menyatakan jika KPK saat ini sudah kehilangan kepercayaan dari masyarakat lantaran tidak mengalami kemunduruan dalam menangani kasus korupsi. Secara blak-blakan, ICW bahkan menyebut KPK saat ini sudah berpindah haluan membela koruptor.

”Perlahan tapi pasti, masyarakat semakin diperlihatkan bahwa KPK benar-benar menjadi lembaga yang tidak lagi disegani,” kritik peneliti ICW Kurnia Ramadhana, dalam keterangan persnya seperti dilansir dari Detik, Kamis (7/5). “KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri.”

”Bahkan tak salah jika publik banyak menilai KPK di era Firli Bahuri tidak lagi menjadi Komisi Pemberantasan Korupsi,” sambungnya. “Akan tetapi berubah menjadi Komisi Pembebasan Koruptor.”


Bukan tanpa sebab ICW memberikan kritikan pedas itu. Pasalnya, KPK di era Firli disebut semakin lemah dalam menindak korupsi dan justru memiliki daftar buronan koruptor yang semakin tinggi. Hal ini menunjukkan jika para koruptor masih berkeliaran bebas dan jauh dari jeratan hukum.

ICW telah mendata selama Firli menjadi Ketua KPK, setidaknya sudah ada 5 tersangka koruptor yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka adalah Harun Masiku, Nurhadi, Rezky Herbiyono, Hiendra Saputra, dan yang terbaru pengusaha Samin Tan.

ICW pun mengaku pesimis jika para buronan tersebut dapat ditangkap oleh KPK. Apalagi, penindakan KPK saat ini justru terlihat senyap dan sama sekali tidak ada pergerakan sama sekali.

”Buktinya Harun Masiku yang sudah jelas-jelas berada di Indonesia saja tidak mampu diringkus oleh KPK. Akhirnya, model penindakan senyap yang selama digaungkan oleh Ketua KPK terbukti,” papar Kurnia. “KPK benar-benar senyap, minim penindakan, surplus buronan. Akan tetapi, ICW tidak lagi kaget melihat kondisi KPK hari ini.”

”Sebab, sejak Firli Bahuri beserta empat pimpinan KPK lainnya dilantik, kami sudah menurunkan ekspektasi kepada lembaga antirasuah ini,” sambungnya. “Kami yakin mereka tidak akan berbuat banyak untuk menguatkan kelembagaan KPK. Hasilnya, sesuai dengan prediksi, KPK saat ini hanya dijadikan bulan-bulanan oleh para pelaku korupsi.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait