Mahasiswa Penerima Beasiswa Australia Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, UII Cabut Gelar Prestasi
Nasional

Ketua Tim Pendampingan Psikologis dan Bantuan Hukum UII Syarif Nurhidayat menyebutkan jika keputusan pencabutan gelar diambil usai mempelajari keterangan dari korban.

WowKeren - Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta tengah menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh alumninya, Ibrahim Malik. Saat ini Ibrahim tengah menempuh pendidikan di Melbourne dengan beasiswa dari Pemerintah Australia.

Ketua Tim Pendampingan Psikologis dan Bantuan Hukum UII Syarif Nurhidayat, menegaskan pihak kampus akan segera mencabut gelar mahasiswa berprestasi Ibrahim. "UII akan mencabut gelar mahasiswa berprestasi yang diberikan kepada IM pada 2015," kata Syarif dilansir detikcom, Sabtu (9/5).

Saat ini, pencabutan gelar tersebut masih dalam proses administrasi. Syarif menyebutkan jika keputusan untuk mencabut gelar tersebut diambil usai mempelajari keterangan dari para korban. "Saat ini kami masih dalam proses administrasi (untuk mencabut gelar itu)," jelasnya.

Ibrahim sendiri diketahui sering mengisi acar di seminar kampus. Namun akibat adanya kasus ini maka pihak kampus akan mengambil langkah tegas.


"UII secara institusional tidak akan melibatkan IM dalam acara di seluruh unit di UII," tegas Syarif. "Untuk itu diharapkan kepada organisasi kemahasiswaan di lingkungan UII juga melakukan hal yang sama."

Sementara itu, jumlah korban Ibrahim terus bertambah. "Ada (penambahan korban), tapi belum bisa kami sampaikan jumlahnya," kata kuasa hukum penyintas dari LBH Yogyakarta Meila Nurul Fajriah.

Sedangkan Ibrahim sendiri membantah tudingan pelecehan seksual yang dilayangkan kepadanya. "Saya tidak merasa dan tidak pernah (melakukan) itu," kata dia dilansir ABC Australia, Sabtu (9/5).

Meski demikian, ia mengatakan akan bersikap kooperatif dengan pihak universitas terkait penyelidikan kasus tersebut. "Saya menghormati (pihak kampus yang telah mengeluarkan pernyataan) dan itu hak prerogatif kampus, tapi sampai sekarang semua itu masih dugaan. Saya bingung kenapa saya harus meminta maaf," ujarnya.

Masih dilansir ABC Australia, dua orang wanita bercerita mengenai dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Ibrahim. Mereka adalah pelajar ketika dugaan pelecehan itu terjadi. Keduanya termasuk di antara sekitar 30 wanita yang melaporkan dugaan ke LBH Yogyakarta.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait