Pemerintah RI Sebut Penularan Corona Bisa Turun 1 Persen Jika Semua Warga Pakai Masker
YouTube/BNPB Indonesia
Nasional

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan bahwa orang tanpa gejala (OTG) sangat rentan menularkan virus corona jika mereka tak memakai masker di ruang publik.

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali menegaskan pentingnya menggunakan masker di tengah pandemi corona (COVID-19). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menyebut bahwa angka penularan corona dapat turun hingga 1 persen jika seluruh warga Indonesia disiplin menggunakan masker.

"Apabila semua menggunakan masker baik yang sakit maupun yang sehat maka akan penularannya itu bisa drastis turun sampai dengan 1 persen," ungkap Yuri dalam konferensi video pada Minggu (10/5) kemarin. Yuri juga menjelaskan bahwa orang tanpa gejala (OTG) sangat rentan menularkan virus corona jika mereka tak memakai masker di ruang publik.

Menurut Yuri, 1 OTG bahkan berpeluang menularkan virus corona hingga 70 persen. Namun, peluang penularan tersebut bisa turun mencapai 5 persen apabila OTG itu mengenakan masker. Pasalnya, droplet atau cairan OTG tersebut dapat tertahan oleh masker.

"Sehingga tidak hanya menyerang langsung ke orang lain," jelas Yuri. "Sehingga tidak mencemari benda-benda sekitarnya."


Oleh sebab itu, pemerintah meminta agar warga Indonesia disiplin menggunakan masker saat keluar rumah. Dengan demikian, penyebaran virus corona dapat dicegah dan angka penambahan kasus positif juga dapat menurun setiap harinya.

"Kalau angka itu menurun artinya kita telah berhasil bersama-sama untuk mengurangi bukan untuk meniadakan penyakitnya, mengurangi jumlah orang yang terinfeksi yang baru," tutur Yuri. "Namun kalau langkanya meningkat, artinya kita telah membiarkan proses penularan ini terjadi lagi di tengah- tengah masyarakat."

Sementara itu, Indonesia sendiri baru mengalami lonjakan kasus COVID- 19 baru dalam sehari pada Sabtu (9/5) pekan lalu. Tercatat ada 533 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dalam interval 24 jam pada Sabtu lalu.

Lonjakan ini tentu mengejutkan sekaligus mengerikan, mengingat selama 3 hari belakangan sudah terjadi penurunan jumlah kasus harian. Rekor sebelumnya dipegang pada Selasa (5/5) kemarin dengan 484 kasus positif.

Per Minggu (10/5) kemarin, jumlah pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 14.032 orang. Dari jumlah tersebut, 2.698 orang dinyatakan telah sembuh dan 973 orang dilaporkan meninggal dunia.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait