Cindy Caroline sudah menegaskan kalau ia masuk Islam tanpa paksaan atau dipengaruhi siapapun. Ia juga mengaku masih butuh waktu menghapus foto-foto seksi yang jumlahnya ribuan.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 12 Mei 2020 - 10:32 WIB
WowKeren - Cindy Caroline sempat mengungkap kabar bahagia. Secara mendadak, Cindy memutuskan menjadi mualaf di bulan Ramadhan.
Banyak pihak mengira Cindy masuk Islam dan berhijab karena pengaruh teman atau pacar. Netter juga kepo dengan reaksi keluarga atas keputusan Cindy.
"Anggaplah semua org percaya lo mualaf krna hidayah dan bukan karna "pengaruh"dari siapapun termsuk qory. Tapi kalo suatu saat qory tinggalin lo. Masihkah lo ada di paham ini dan sepenug hati menjalan kan nya. Jawaban pertama lo yg terlintas di hati dan pikiran lo itu yg paling jujur yaa. Kalau rada pause yaa lo tau kan jawabannya gimana :)) Tuhan berkati cin!" kata netter. "Ka gimana ya perasaan papa nya," kata netter lainnya.
"My family not ur business. Engga (terpengaruh siapa-siapa) sama sekali tolong jangan simpulin sendiri ya, ini memang pilihan aku untuk dekat sm Allah," tegas Cindy. "Aku ga merasa ada hutang untuk klarifikasi tapi ini memang sudah pilihanku tanpa paksaan siapa pun tanpa 'pengaruh' dr siapa pun. Ini pure pilihanku. Tabarrakallah."
Sementara itu, foto-foto seksi Cindy rupanya belum dihapus. Dalam beberapa foto, Cindy tampil seksi dan memamerkan tato di dada dan lengan.
Diakui Cindy, ia butuh waktu untuk menghapus sejumlah postingannya. Pasalnya ada ribuan foto Cindy yang memperlihatkan kesan seksi hingga tak mungkin bisa hilang dalam waktu sehari.
"Yang bilang kenapa gak dihapus/diarchive, ini foto dari 1650 dan memang pelan-pelan," kata Cindy. Ia juga meminta awak media lebih fokus pada perubahannya ketimbang menyinggung masa lalu saat masih non muslim.
"Saya sangat menghargai semua orang, tapi kalau ngangkat kisah hidup orang jangan kayak gini tolong," ujar sahabat Awkarin ini. "Jangan ungkit masa lalu saya, saya saat ini hanya ingin melanjutkan hidup dengan pilihan saya, Jannah InsyaAllah, terima kasih."
(wk/riaw)