Pemerintah mengumumkan kabar gembira terkait perkembangan kasus Covid-19. Usai mengikuti rapat terbatas, ketua gugus tugas menjelaskan jika angka kasus Corona di beberapa daerah menurun berkat PSBB.
- Wahyu
- Selasa, 12 Mei 2020 - 17:04 WIB
WowKeren - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo menyebut persentase kasus Corona menurun di beberapa provinsi sejak diperlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satunya di DKI Jakarta, dari angka 50%, usai PSBB turun menjadi 39% secara nasional.
"Yang pertama seperti halnya DKI, pada tanggal 5 April kasus terkonfirmasi positif DKI adalah 50 persen dari nasional, setelah dilakukan PSBB dan pada tanggal 5 Mei yang lalu terjadi penurunan jumlah kasus terkonfirmasi DKI menjadi 39 persen dari nasional," kata Doni usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dikutip dari detiknews Selasa (12/5).
Doni pun menyebut jika beberapa rumah sakit juga mengalami penurunan jumlah pasien rawat inap. "Hampir semua provinsi yang PSBB mengalami penurunan pasien rawat inap signifikan kemarin sudah kami sampaikan di DKI di bawah 60 persen. Artinya, pasien dirawat di RS rujukan turun signifikan," tutur Doni melansir Liputan6.com, Selasa (12/5).
Tidak hanya di DKI Jakarta, lanjut dia, kasus Corona di Sumatera Barat juga turun. Salah satunya di RSUP Jamil Padang yang kini merawat 46 orang dari awalnya 112 orang.
Kasus Corona di Jawa Barat juga turun, RS Hasan Sadikin kini hanya merawat 30 orang dari kapasitasnya yang berjumlah 135 tempat tidur. "Ini menunjukkan kabar gembira. Karena minggu 1-3 status darurat kesehatan RS di Pulau Jawa meningkat sehingga banyak yang tidak dapat perawatan," terang Doni.
Sementara itu, sebaran kasus Corona terbanyak ada di pulau Jawa. Dengan angka 75 persen kasus konfirmasi positif secara nasional.
"Kemudian untuk pulau jawa sendiri kami laporkan kepada Pak Presiden jumlah kasus pada 75 persen nasional untuk positif terkonfirmasi, kemudian yang meninggal 82 persen, lantas yang sembuh 59 persen," ungkapnya.
Lebih lanjut, kepada BNPB itu meminta daerah untuk melihat perkembangan kasus Corona di wilayahnya. Jika kasus cenderung naik, maka diharapkan segera mengajukan PSBB kepada Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. "Sehingga Gugus Tugas sangat berharap inisiatif daerah terutama kasus yang terkonfirmasi positifnya telah mengalami peningkatan sebaiknya mengusulkan kepada Menteri Kesehatan untuk mendapatkan PSBB," jelas Doni.
Doni juga mengimbau kepada setiap daerah untuk saling berkoordinasi. Sehingga tidak terjadi kasus Corona gelombang kedua.
"Tentunya kita berharap inisiatif ini dari daerah sehingga kesiapan untuk mempersiapkan diri, melakukan koordinasi ini akan jauh lebih baik. Hal ini kita upayakan agar tidak terjadi di mana ada satu daerah yang menurun sudah sangat berkurang lantas akan bisa kembali lagi mana kala ada perubahan mobilisasi dari masyarakat," pungkasnya.
(wk/wahy)