Hong Suk Chun Buka Suara Usai Dikritik, Minta Komunitas LGBT Segera Tes COVID-19
Selebriti

Hong Suk Chun akhirnya berbicara tentang komunitas LGBT 'menolak' menjalani tes usai mengunjungi kelab yang menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Korea Selatan.

WowKeren - Hong Suk Chun yang merupakan salah satu dari sedikit perwakilan LGBT di TV Korea menjadi sorotan sehubungan dengan merebaknya COVID-19 baru-baru ini di kelab malam Itaewon. Seperti dilaporkan sebelumnya, kelab-kelab yang dikenal populer di kalangan komunitas LGBT itu menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Korea Selatan.

Hong Suk Chun menuai kritik karena tetap diam tentang masalah ini. Melalui akun Instagram pribadinya pada 12 Mei, ia akhirnya berbicara meminta komunitas LGBT untuk menjalani tes COVID-19.

Hong Suk Chun Buka Suara Usai Dikritik, Minta Komunitas LGBT Segera Tes COVID-19

Source: Instagram

"Sekaranglah saatnya untuk berani. Itu karena bagi komunitas LGBT, mengungkapkan identitas mereka kepada keluarga, teman dan masyarakat adalah hal yang menakutkan. Jadi dibutuhkan keberanian. Sebagai seseorang yang sudah lama berada di Itaewon, aku menemukan kejadian ini sangat disayangkan dan mengkhawatirkan, tapi yang paling membuatku khawatir adalah kenyataan bahwa banyak orang tidak akan menanggapi panggilan untuk diuji."


"Tentu saja, aku tahu lebih baik daripada siapa pun bahwa itu karena khawatir (dengan menjalani tes) akan mengungkap mereka. Tapi saat ini, kesehatan keluargamu dan masyarakat kita adalah yang utama. Karena mereka mengatakan mungkin untuk diuji secara anonim, silakan lakukan segera."

"Waktu ini sulit untuk semua orang. Dan semua orang bekerja keras bersama untuk keluar dari ini. Mohon keberanian untuk diuji sehingga upaya otoritas kesehatan, profesional medis, dan warga negara tidak sia-sia."

Sebelumnya, Hong Suk Chun dikritik karena tidak berbicara seperti yang ia lakukan ketika penyebaran besar COVID-19 terjadi karena sebuah gereja yang dikenal sebagai Shincheonji. Beberapa netizen membelanya dengan alasan ia tidak pantas dikritik untuk ini. Namun ia dianjurkan untuk berbicara karena pengaruhnya yang cukup besar di komunitas LGBT Korea.

Sementara itu, seorang pria baru-baru ini diuji untuk COVID-19 setelah mengunjungi 5 kelab malam di Itaewon. Dengan banyaknya pengunjung menjadi bagian dari komunitas LGBT, sejumlah besar pengunjung menolak untuk menjawab panggilan dari otoritas kesehatan untuk dites, meningkatkan kekhawatiran gelombang COVID-19 di Korea.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!