Tindaklanjuti Kabar RTK Bermasalah, Kimia Farma Setop  Distribusi Alat Rapid Test COVID-19
Pixabay
Nasional

Produk rapid test merek Biozek telah mengantongi sertifikat Conformite Europeenne (CE) yang memenuhi persyaratan hukum untuk dapat diperdagangkan dan dikomersialisasikan di pasar Eropa.

WowKeren - PT Kimia Farma Tbk melakukan penghentian sementara distribusi produk alat tes cepat atau rapid test COVID-19 Biozek. Biozek merupakan produk impor buatan Inzek International Trading BV Belanda.

Adapun keputusan tersebut menindaklanjuti ramainya kabar yang beredar jika alat uji tersebut bermasalah. Pihak manajemen mengatakan jika saat ini pihaknya telah meminta klarifikasi kepada Inzek International Trading BV Belanda.

"Kimia Farma telah melakukan penghentian sementara distribusi rapid test," kata Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5). "Sambil menunggu hasil klarifikasi dari produsen."

Adapun kegiatan mengimpor alat tes cepat dari perusahaan Belanda tersebut dilakukan sejak April 2020. Sementara itu, produk rapid test merek Biozek telah mengantongi sertifikat Conformite Europeenne (CE) yang memenuhi persyaratan hukum untuk dapat diperdagangkan dan dikomersialisasikan di pasar Eropa.


Indonesia bukan satu-satunya negara yang menggunakan produk Biozek. Sejumlah negara di Eropa juga mengimpor produk ini seperti Inggris, Portugal, dan Georgia. Nigeria dan Arab Saudi juga diketahui mengimpor produk ini.

Spesivitas relatif rapid test adalah 98 persen untuk IgG dan 96 persen untuk IgM. Uji klinik yang dilakukan oleh CNR Virus des Infections Respiratoires Institut Pasteur Perancis juga menunjukkan hasil yang baik dengan menggunakan produk ini.

"Produk Rapid Test Biozek sudah dilengkapi dengan dokumen mutu berupa uji klinik yang menunjukkan hasil uji Sensitivitas Relatif Rapid Test BNCP-402 dan BNCP-402S lebih dari 99,9 persen untuk IgG dan 85 persen untuk IgM," ucapnya.

Produk Biozek yang diimpor selama ini didistribusikan ke fasilitas layanan kesehatan, jejaring laboratorium pemeriksaan dan Dinas Kesehatan Provinsi/Kota/Kabupaten. Rapid test Biozek diperlukan untuk melakukan screening dan diperlukan pengujian lebih lanjut untuk diagnosa yang lebih kuat dengan menggunakan tes PCR.

"Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan solusi kesehatan yang terbaik bagi masyarakat," lanjut Ganti. "Serta menjalankan prosedur sesuai dengan ketentuan, regulasi, dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait