Fakta Sebenarnya Kehidupan Kakek Aslan yang Mengaku Dipaksa Ngemis dan Dipukuli Istri Sendiri
Nasional

Tim Barisan Bangun Negeri (BBN) mendatangi rumah Kakek Aslan yang sebelumnya viral di media sosial karena mengaku dipaksa mengemis dan hasil uangnya dirampas, hingga dipukuli sang istri.

WowKeren - Media sosial kembali digemparkan oleh seorang kakek bernama Aslan Abdullah yang tampak putus asa di atas kursi rodanya. Kakek berusia 70 tahun itu mengaku harus mengemis di tepi jalan demi bertahan hidup. Namun, uang hasil mengemis tersebut diceritakan kakek Aslan justru dirampas anak dan istri.

Tak hanya itu, kakek Aslan mengaku juga mendapat perlakuan kasar, baik fisik maupun verbal, dari sang istri. Berdasarkan permintaan selebgram Rachel Vennya, tim health care dari Barisan Bangun Negeri (BBN) mendatangi rumah kakek Aslan. Menurut tim BBN, banyak masyarakat tertarik untuk membantu kakek Aslan sehingga suasana rumahnya malah tidak kondusif.


"Kami melihat potensi viral yang lebih besar utk kasus ini," tulis akun @bbn.indonesia pada Selasa (26/5). "Yang kemudian bila tidak tertangani 1 pintu, maka malah akan menimbulkan ketidak nyamanan bagi Kakek Aslan & keluarga."

"Terbukti semalam, malah crowded banyak lapisan masyarakat yang datang. Sebagiannya betul2 berniat memberikan bantuan," sambung akun BBN. "Sebagiannya malah seperti menjadikan 'tontonan'. Dan ada yang kemungkinan2 di expose utk kebutuhan 'variety show' media TV atau blogger."

Fakta Sebenarnya Kehidupan Kakek Aslan yang Mengaku Dipaksa Ngemis dan Dipukuli Istri Sendiri

Instagram

Saat mendatangi rumah kakek Aslan, tim BBN Indonesia memberikan sejumlah bantuan, salah satunya kasur. Tim BBN juga bertemu istri kakek Aslan dan mengonfirmasi berita yang beredar. "Istri dari kakek Aslan. Berita viral bahwa istrinya suka memukuli si kakek, tidak benar.... wallahu a'lam," tulis @bbn.indonesia.

Lebih lanjut, terungkap alasan kakek Aslan mengemis di pinggir jalan. Kakek Aslan rupanya terpaksa mengemis untuk membayar kontrakan tempat tinggal keluarganya. Sebagai solusi, tim BBN telah melunasi biaya kontrakan kakek Aslan dan keluarga selama setahun ke depan sejumlah Rp6 juta.

"Salah satu alasan, kakek Aslan mengemis di pinggir jalan adalah karena harus bayar uang kontrakkan," lanjut akun @bbn.indonesia. "Karenanya kami memberikan solusi menutup rumah kontrakkan kakek Aslan selama setahun. Agar kakek tidak perlu lagi mengemis di pinggir jalan."

Ucapan terima kasih diungkapkan kakek Aslan dan istri yang tak sanggup membendung air mata haru atas bantuan yang diberikan BBN Indonesia. Untuk diketahui, BBN Indonesia merupakan gerakan dakwah sosial dan lingkungan yang dibuat beberapa Ustaz, salah satunya Ustaz Abdul Somad.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts