Pelaku Peletakan Patung Nyi Roro Kidul di Nusa Dua Minta Maaf, Ternyata Ini Motifnya
Nasional

Seorang ibu rumah tangga pelaku peletakan patung Nyi Roro Kidul di tepi pantai Nusa Dua, Bali akhirnya ditangkap. Ia pun mengucapkan permohonan maaf atas tindakan anehnya tersebut.

WowKeren - Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan aksi viral seorang perempuan yang memasang patung sosok Nyi Roro Kidul di kawasan Pantai Nusa Dua, Bali. Setelah dilakukan pengusutan, perempuan tersebut akhirnya berhasil ditangkap petugas.

Alhasil, patung yang dipasang di pinggir pantai tersebut akhirnya dibongkar dan dibuang ke laut. Peristiwa itu direkam dan diunggah akun kepolisian @humas_kutsel_restadps.

MTR meminta maaf kepada semua pihak yang sudah dirugikan. Ia mengakui bahwa yang memasang patung tersebut adalah dirinya.

"Saya Made Tutik Remaja, bahwa memang saya telah yang memasang patung Nyi Roro Kidul di Water Blow Nusa Dua, pada kamis 9 April 2020 jam 5 sore," kata Made dalam video. "Atas kejadian itu saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan. Hari ini saya akan mencabut patung tersebut tanpa ada paksaan dari pihak manapun."

Dalam video selanjutnya, terlihat Made membongkar patung tersebut dengan sebuah palu. Hingga akhirnya patung yang hancur tersebut dbuang ke pinggiran laut.


Kepada polisi, MTR mengaku meletakkan patung di pantai tersebut karena mendapat bisikan gaib yang disebutnya dari Nyi Roro Kidul. "Menurut yang bersangkutan, dia mendengar bisikan dari Nyi Roro Kidul untuk memasang patung tersebut di sana. Karena itu batas laut selatan," kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus mengutip Merdeka, Rabu (27/5).

Selain itu, ia juga menyesal karena perbuatan tersebut menjadi viral dengan banyaknya pendapat yang berbeda-beda. MTR juga menyampaikan, bahwa yang mengunggah video di YouTube itu bukan dirinya, tetapi pria berinisial IKW yang diketahui adalah calon suaminya. Namun dikabarkan, kini hubungan keduanya sedang tidak harmonis.

"Karena dia dendam dan kepingin menghancurkan saya, karena ada bahasa percakapan di WA, dia berkata akan menghancurkan saya dan tunggu tanggal mainnya," ungkap MTR.

Lebih lanjut, Yusak menambahkan jika usai kejadian ini masyarakat tidak mengeluarkan statement yang macam-macam. "Dengan adanya klarifikasi dari peristiwa tersebut diharapkan kepada masyarakat untuk tidak mengeluarkan statement, yang di mana dengan adanya patung tersebut menimbulkan kawasan Pantai Water Blow menjadi tempat yang angker dan menjadi tempat pemujaan," pungkas Yusak.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait