Gempa berkekuatan 4,8 SR telah mengguncang kota Sabang, Provinsi Aceh, pada Kamis (4/6) pagi. Sejumlah kerusakan pun dilaporkan akibat guncangan gempa tersebut.
- Eva Ayu Rahmawati
- Kamis, 04 Juni 2020 - 15:59 WIB
WowKeren - Kota Sabang di Provinsi Aceh diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (4/6) sekitar pukul 05:31 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan 4,8 skala richter (SR).
Berdasarkan keterangan BMKG, gempa bumi tersebut berlokasi di darat pada jarak 5 kilometer di Tenggara Banda Aceh pada kedalaman 10 kilometer. Gempar yang tergolong dangkal tersebut tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
"Kamis, 04 Jun 2020 pukul 05.31.00 WIB, wilayah Sabang diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,8. Episenter terletak pada koordinat 5,50 LU dan 95,33 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 km Tenggara Banda Aceh pada kedalaman 10 km," bunyi keterangan akun Instagram BMKG. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas sesar aktif, sistem sesar sumatera pada segmen Aceh."
Lebih lanjut, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak terpengaruh isu yang belum tentu benar. "Kepada Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," sambung BMKG.
Kendati begitu, gempa bumi tersebut dirasakan di wilayah Sabang, Banda Aceh dan Aceh Besar. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang, Muhammad Amin mengatakan bahwa gempa yang mengguncang Sabang mengakibatkan tiga rumah rusak berat dan tiga lainnya di pinggir pantai rusak ringan.
Selain itu, Amin pun mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan dan belum ditemukan korban jiwa. "Ada ruko yang rusak parah. Nanti datanya kembali kita update, ini masih kita data lagi. Korban jiwa tidak ada," ungkap Amin dilansir CNN Indonesia.
(wk/evaa)