Miris, Adik-Kakak Tewas Tertimbun Tanah Longsor Saat Tidur
Nasional

Insiden tersebut terjadi di kawasan Andaleh, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, pada Jumat (5/6).

WowKeren - Insiden tanah longsor kembali terjadi di kawasan Andaleh, Jorong Sariak Ateh, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Jumat (5/6).

Insiden ini menewaskan dua orang yang merupakan kakak-beradik yang masih pelajar. Keduanya meninggal tertimbun tanah longsor yang menimpa rumah mereka.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Armen P mengatakan selain dua korban meninggal ada yang mengalami luka-luka. Korban segera dievakuasi ke Puskesmas.

"Evakuasi telah dilakukan masyarakat bersama aparat pemerintah nagari Sariek Alahan Tigo terhadap dua korban yang meninggal," kata Armen dilansir Okezone, Jumat (5/6). "Korban longsor dievakuasi masyarakat setempat ke Puskesmas di Nagari Talang Babungo."


Longsor tersebut menimpa rumah warga yang merupakan pasangan suami istri. Rumah berukuran 9x8 tersebut dihuni mereka bersama dua orang anaknya. Hal itu sebagaimana diterangkan oleh Camat Hiliran Gumanti, Romi Hendriawan.

Ia menjelaskan saat insiden tersebut terjadi, sang suami terbangun mendengar adanya bunyi dentuman. Setelah dicek ia mendapati jika dinding kamar yang didiami istri dan dua anaknya telah jebol oleh material longsor.

"Saat material longsor menghantam dinding rumah korban, Tarmizi terbangun mendengar adanya bunyi dentuman keras yang menghantam dinding kamar bagian belakang," tutur Romi masih dilansir Okezone. "Begitu dilihat, dirinya mendapati dinding kamar yang didiami istri dan dua anaknya telah jebol oleh material longsor."

Kala itu, istri dan kedua anaknya dalam keadaan tidur saat material longsor menimbun kamar mereka. "Kedua anaknya meninggal dunia, sedangkan istri korban mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri," ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap potensi bencana alam di Indonesia yang berkaitan dengan Ekuatorial Rossby Wave (ER). Cuaca buruk yang disebabkan oleh Rossby Wave maupun Madden Julian Oscillation (MJO) atau aliran udara basah mengakibatkan timbulnya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait