Pihak jaringan Cinema XXI menjelaskan siap menghadapi New Normal dengan sejumlah protokol kesehatan yang ketat. Namun mereka memutuskan untuk masih menonaktifkan kegiatan operasional.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Kamis, 11 Juni 2020 - 17:12 WIB
WowKeren - Pemerintah Indonesia tengah bersiap untuk menjalani tatanan hidup baru alias New Normal di tengah pandemi Corona. Terlebih belum lama ini sejumlah kota di Indonesia tengah menjalani masa transisi karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diputuskan untuk tidak diperpanjang.
Di masa transisi ini, sejumlah bisnis pun sudah mulai bersiap dan beroperasi, termasuk pusat perbelanjaan. Namun jaringan bioskop Cinema XXI memutuskan tetap menonaktifkan kegiatan operasional mereka.
"Kami mendukung upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi guna mendukung kesembuhan bangsa," jelas Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI lewat keterangan tertulis pada Kamis (11/6) seperti dilansir dari Kumparan. "Oleh karenanya, kami tetap mengikuti arahan pemerintah dan belum kembali beroperasi."
"Namun, Cinema XXI aktif berkomunikasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini, Gugus Tugas COVID-19, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif perihal kapan Cinema XXI dapat aktif kembali," sambungnya.
Tanpa menyebut kepastian akan beroperasi kembali, pihak jaringan bioskop XXI mengungkap kesiapan untuk menerapkan New Normal. Hal itu termasuk melakukan kegiatan operasional sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, baik pusat maupun daerah.
Saat diperbolehkan kembali beroperasi, sejumlah protokol New Normal akan diterapkan di lingkungan bioskop XXI. Seperti halnya baik petugas bioskop dan pengunjung wajib menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh untuk pengunjung, dan petugas bioskop, serta penerapan physical distancing minimal 1 meter di seluruh lingkungan bioskop, termasuk di dalam studio.
Meski belum tahu kapan akan beroperasional lagi, pihak bioskop XXI telah memprioritaskan kebersihan. Standar dan operasional prosedur yang ketat pun telah ditetapkan oleh Cinema XXI untuk menjaga kebersihan 218 lokasi bioskop di 52 kota di seluruh Indonesia.
"Mengantisipasi risiko penyebaran virus COVID-19, mulai akhir bulan Januari 2020, kami telah meningkatkan standar kebersihan di seluruh lingkungan bioskop dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara regular di lingkungan bioskop," jelas Dewinta. "Cairan disinfektan yang kami gunakan merupakan disinfektan yang digunakan oleh maskapai penerbangan internasional dalam meminimalisir risiko penyebaran virus corona."
Meski berhenti beroperasi untuk sementara waktu, Cinema XXI tetap melakukan kegiatan pemeliharaan dan pembersihan di seuruh lingkungan bioskop setiap harinya. Perawatan bioskop tersebut dilakukan oleh satuan tugas khusus yang dibentuk sejak saat bioskop tutup.
Sejumlah prosedur pembersihan, di antaranya seperti general cleaning dan penyemprotan cairan disinfektan antivirus di seluruh lingkungan bioskop, pemeliharaan peralatan bioskop dan kebersihan kursi bioskop. Bukan hanya itu, penjagaan tingkat kelembapan ruangan untuk menghindari munculnya jamur juga rutin dilakukan.
"Cairan ini dapat membunuh kuman, bakteri, serta virus, namun aman bagi manusia karena sudah tersertifikasi secara internasional," sambung Dewinta. "Selain kelengkapan kebersihan sesuai standar berupa sabun cuci tangan pada wastafel toilet bioskop, kami juga melengkapi seluruh lokasi bioskop kami dengan hand sanitizer."
(wk/tria)