3 Tren Wisata Ini Diprediksi Bakal Banyak Dicari Saat New Normal
Instagram/elisabeth.mita
Nasional

Ekowisata diprediksi akan memiliki peluang besar untuk bangkit karena jenis wisata ini mengandalkan wisatawan dalam grup kecil yang aktif mencari informasi mengenai alam dan budaya.

WowKeren - Pandemi COVID-19 tidak memungkinkan masyarakat untuk berwisata. Demi menekan angka penularan COVID-19, penduduk diwajibkan untuk tetap berada di rumah selama kurang lebih 3 bulan sejak virus ini menyebar.

Rencana penerapan new normal yang tidak lama lagi membuat sektor wisata untuk bersiap-siap. Nantinya, diprediksi akan ada 3 tren wisata yang banyak dicari oleh publik saat penerapan normal baru.

Ketiga wisata itu adalah ekowisata (ecotourism), wisata petualangan (adventure tourism), dan wisata kebugaran (wellness tourism). Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Direktur Indonesia Ecotourism Network, Ary Suhandi.

"Ecotourism, adventure, dan wellness tourism menjadi peluang besar," kata Ary melalui webinar beberapa waktu lalu. "Adventure, eco biasanya secara market mereka lebih kuat karena mereka rata-rata orang-orang memiliki pendidikan baik dan selalu mengecek, dan berkomunikasi."

Momentum ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri wisata. Tak hanya tentang keunggulan tempat wisata tersebut dilihat dari keindahannya saja namun juga bagaimana destinasi tersebut memerangi COVID-19.


"Destinasi juga bisa mengkomunikasikan hal-hal positif apa yang sudah dilakukan," jelas Ary. "Jadi bukan keindahan saja yang dibagikan tetapi bagaimana usaha Anda untuk memerangi COVID, climate change (perubahan iklim)."

Ada alasan mengapa ekowisata diprediksi akan memiliki peluang besar untuk bangkit. Jenis wisata ini mengandalkan wisatawan dalam grup kecil yang aktif mencari informasi mengenai alam dan budaya. Wisata yang satu ini menawarkan edukasi alam yang berguna untuk kelangsungan konservasi alam.

Konsep serupa juga ditawarkan pada wisata petualangan seperti pendakian, snorkeling, dan menyelam. Pulau-pulau kecil di Raja Ampat bisa menjadi destinasi yang tepat untuk kegiatan wisata yang satu ini.

Sementara itu terkait Raja Ampat, wisata ke tempat ini diprediksi akan mengalami kenaikan harga. Hal itu merupakan imbas dari adanya penerapan protokol kesehatan untuk saling menjaga jarak.

Lalu yang terakhir adalah wisata kebugaran. Seiring dengan perkembangan zaman, orang-orang diprediksi akan lebih peduli pada kesehatan jasmani dan rohani.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait