Kasus Narkoba Di Jakarta Melonjak Tajam Selama Pandemi Corona, Kapolda Bongkar Penyebabnya
Nasional

Kasus penyalahgunaan narkoba di provinsi DKI Jakarta dilaporkan melonjak selama pandemi virus corona (COVID-19). Kapolda lantas membongkar penyebabnya.

WowKeren - Kasus tindak pidana narkoba di provinsi DKI Jakarta dilaporkan mengalami kenaikan yang signifikan selama pandemi virus corona (COVID-19). Laporan ini diungkap oleh Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana menjelaskan jika kasus narkoba di ibu kota memang sudah cukup tinggi sebelum pandemi. Angka tindak pidana obat-obatan terlarang kemudian menunjukkan kenaikan yang lebih pesat selama wabah berlangsung.

Nana lantas menjelaskan jika peningkatan kasus narkoba disebabkan oleh para pengedar yang memanfaatkan situasi pandemi untuk melancarkan transaksinya. Pasalnya, kepolisian saat ini cukup melonggarkan pengawasan terhadap pengedar narkoba lantaran sedang berfokus menangani COVID-19.

”Kalau bandingkan sebelum dan saat pandemi. Sebelum (pandemi) pun tinggi, tapi saat pandemi faktanya lebih tinggi,” jelas Irjen Nana di Mako Polda Metro Jaya, Jumat (12/6). “Mereka memanfaatkan waktu saat pandemi. Mereka perkirakan polisi atau petugas yang lain sedang fokus ke penanganan COVID-19 dan mereka memanfaatkan ini.”


Nana mengaku jika Polda Metro Jaya memang belum membeberkan data maupun presentase peningkatan kasus narkoba selama pandemi. Namun, kenaikan kasus tindak pidana narkoba ini diketahui dari laporan jajaran penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan jajaran Polres di wilayah hukumnya.

Lebih lanjut Nana mengungkapkan jika kebosanan dan rasa tertekan lebih banyak di rumah selama pandemi menjadi pemicu sejumlah masyarakat menjajal narkoba. Ia lantas mengingatkan warga agar menjauhi narkoba lantaran sama sekali tidak memberikan manfaat positif dalam kehidupan.

”Ini mungkin masyarakat kita saat ini pandemi, juga ada rasa jenuh atau hal lain,” ungkap Nana. “Secara psikologi mereka itu kemudian berhadapan dengan ke-vakum-an yang ada, mereka kemudian mencoba hal-hal yang baru dengan narkoba.”

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus justru menyatakan peningkatan jumlah kasus narkoba sebagai prestasi. Pasalnya, peningkatan kasus narkoba menunjukkan bagaimana kepolisian sudah bekerja keras dan menindak dengan tindak pidana itu.

”Kasus narkoba itu berbeda dengan kasus kriminal pada umumnya, kalau kasus kriminal lainnya itu mengenal adanya laporan polisi untuk kemudian diproses,” tutur Yusri. “Sedangkan dalam kasus narkoba, jika ada kasus sudah pasti seluruh kasus tersebut sudah ditindak oleh kepolisian. Memangnya ada yang pernah melaporkan kehilangan narkoba lalu membuat laporan kepolisian? Kan tidak ada.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait