Sebelumnya sepeda berharga selangit 'Brompton' sempat diselundupkan oleh para petinggi Garuda Indonesia. Kali ini kejadian serupa terulang, namun 'diselundupkan' ke sebuah kafe karena takut hilang.
- Elvariza Opita
- Sabtu, 13 Juni 2020 - 13:24 WIB
WowKeren - Apabila mendengar nama "Brompton" tentu teringat dengan sepeda berharga jutaan rupiah yang sempat diselundupkan di salah satu pesawat Garuda Indonesia. Kala itu pelakunya adalah sang mantan Direktur Utama, Ari Askhara, yang kekinian harus berhadapan dengan proses hukum karena kedapatan melakukan penyelundupan kargo-kargo ilegal lain.
Kali ini merek sepeda itu kembali menjadi bahasan panas di media sosial, kembali karena kasus "penyelundupan". Namun bukan diselundupkan di maskapai penerbangan, sepeda-sepeda Brompton ini rupanya dibawa masuk begitu saja oleh segerombolan pegiat sepeda ke dalam sebuah kafe di Semarang, Jawa Tengah.
Yang lebih membuat orang geleng-geleng kepala, beberapa pengendara sepeda itu bahkan masih asyik mengayuhnya ketika sudah di dalam kafe. Padahal sepeda Brompton dilengkapi dengan fitur bisa dilipat. Dan situasi saat itu pun kafe dalam kondisi penuh pelanggan.
Kekinian video yang menunjukkan situasi di dalam kafe menjadi viral di media sosial. Dan alhasil kata kunci "Brompton" menjadi Trending Topic pada Sabtu (13/6) siang.
Seorang warganet lain pun mengutip berita dari Tribun Jateng edisi Jumat (12/6). Rupanya pemilik kafe itu sudah sempat menegur pelanggan yang nekat membawa masuk sepeda tersebut.
Tetapi ternyata sang pelanggan tetap bersikeras mempertahankan sepedanya di dalam kafe. Usut punya usut rupanya sang pelanggan khawatir sepeda Brompton-nya hilang apabila diparkir di luar bersama kendaraan-kendaraan lain.
"Mas, kalau ini sepeda dipindah atau kenapa-kenapa, Mas mau tanggung? Ini Brompton lho mas," ujar salah seorang pelanggan. "Ini saja hotel bintang lima bisa masuk lho Mas, Brompton itu Garuda pun masuk lho Mas."
Tak pelak jawaban sang pelanggan pun menjadi bulan-bulanan warganet. Mereka mengakui bahwa sepeda Brompton memang dibanderol dengan harga tinggi, namun tetap tak beretika apabila kendaraan sampai dibawa masuk ke dalam rumah makan.
"Mohon maaf nih, cuma ngingetin aja. Kalau sepedanya dibawa masuk ke dalam kafe karena takut brompton nya hilang, ya artinya kalian belum sanggup jadi orang kaya. Kalau orang kaya beneran, brompton hilang, beli lagi lah. Ga usah sedih," tulis @ia*****za. "Mana ada Lamborghini dibawa ke dlm kafe?"
"Buat yg kenal atau yg tau mohon di edukasi etika waktu masuk ruangan saat membawa sepeda lipat," imbuh @ai******er. "Dengan kondisi banyak customer apakah pantas masuk ruangan dengan cara seperti itu: sepeda gak dilipat dulu dari luar, lampu masih menyala, ttp dinaikin."
(wk/elva)