GBK 'Diserbu' Warga, Polisi Minta Pembatasan Jam Demi Cegah Kerumunan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Warga yang berolahraga di area Gelora Bung Karno (GBK) semakin membludak. Polisi bersama dengan pengelola akan melakukan penertiban guna mencegah kerumunan yang menyebabkan penyebaran virus corona.

WowKeren - DKI Jakarta hingga saat ini masih memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Pada masa ini, banyak warga yang mulai mengunjungi area Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta Selatan.

Kunjungan warga tersebut guna untuk berolahraga. Sayangnya, jumlah pengunjung mulai bertambah sehingga dikhawatirkan akan menciptakan kerumunan yang berisiko menjadi klaster penyebaran virus corona (COVID-19).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola Gelora Bung Karno (GBK) untuk membatasi jam olahraga masyarakat. Pembatasan jam olahraga itu dilakukan untuk mencegah kerumunan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Mungkin di area khususnya, yang di dalam lingkaran itu, apa bahasanya kalau dia bilang yang lintasan lari itu akan diberlakukan per 1 jam," kata Heru dilansir CNNIndonesia, Selasa (16/6).


Menurutnya, durasi 1 jam untuk berolahraga atau lari sudah cukup. Dalam penerapannya, misalnya area GBK dibuka pukul 6 pagi, maka pukul 7 personel gabungan akan mulai meminta masyarakat keluar.

Nantinya, masyarakat boleh kembali berolahraga satu jam kemudian atau pada pukul 8 pagi. "Jadi kita maksimalkan di area itu hanya 1 jam, jadi 1 jam bergantian," ucap Heru.

Selain itu, Heru juga mengatakan bahwa pihaknya akan menertibkan masyarakat yang hanya duduk atau nongkrong di sekitar area GBK. Sebab, area tersebut diperuntukkan untuk kegiatan olahraga.

Heru menuturkan nantinya aturan baru itu akan segera disampaikan dan disosialisasikan oleh pihak pengelola GBK. "Sama pak direktur GBK sedang disusun, mungkin akan dirilis dalam waktu dekat dan akan ditempel di pagar-pagar pintu masuk sehingga masyarakat biar paham bahwa olahraga batas maksimalnya 1 jam," tuturnya.

Di sisi lain, Heru menyebut untuk kegiatan senam secara berkelompok di area GBK tidak dilarang asalkan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Salah satunya terkait dengan jaga jarak. "Boleh, asal menjaga jarak, karena lingkaran itu kan 1 kilometer, artinya kalau kita hitung dengan jarak 2 meter bisa menampung 500 orang," pungkasnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts