Anies Baswedan Dinilai Lebih Populer Dari Ganjar dan Ridwan Kamil di Medsos Tapi Paling Tak Disukai
Nasional

Analisa mengenai ketiga Gubernur ini disampaikan oleh analis media sosial Drone Emprit dan Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (17/6) hari ini.

WowKeren - Analis media sosial Drone Emprit dan Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyampaikan analisa mengenai dinamika elektoral Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurut Ismail, popularitas Anies di media sosial paling tinggi di antara ketiga kepala daerah tersebut.

"Bagaimana hasil pengamatan menggunakan big data dengan sumber berita online, Twitter, FB, IG, dan YouTube?," cuit Ismail pada Rabu (17/6). "Hasil Drone Emprit: @aniesbaswedan paling populer (64%); @ganjarpranowo nomor dua (19%); @ridwankamil paling rendah (17%)."

Meski demikian, Anies mendapat nilai paling rendah di kategori favoribilitas dengan perbedaan angka yang cukup jauh. Ini artinya, Anies menjadi yang paling tidak disukai di antara ketiga kepala daerah tersebut.

"Tingkat disukai atau favorabilitas diukur dengan rumus sederhana: Favorabilitas = Sentimen Positif – Sentimen Negatif," lanjut Ismail. "Hasil Drone Emprit: @ridwankamil tertinggi (54%); @ganjarpranowo kedua (53%), beda tipis dg RK; @aniesbaswedan terendah (31%), cukup jauh."

Analisa Drone Emprit

Twitter/Ismail Fahmi


Ismail lantas menempatkan Anies, Ridwan Kamil, dan Ganjar dalam grafik popularitas vs favorabilitas. Hasilnya, Anies berada di posisi paling kanan meninggalkan Ridwan Kamil dan Ganjar yang berdekatan di kiri. Meski demikian, posisi Ridwan Kamil dan Ganjar lebih tinggi dari posisi Anies karena mereka lebih disukai.

"Dalam grafik popularitas vs favorabilitas, siapa yang berada di titik paling kanan dan paling atas memiliki peluang besar untuk: dipilih," jelas Ismail. "Namun itu bukan satu-satunya ukuran. Karena artis yang sangat terkenal, sangat disukai, belum tentu akan dipilih untuk jadi presiden."

Selain itu, Ismail juga menganalisis Social Network Analysis (SNA) ketiga Gubernur tersebut. Anies disebut masif dukungan namun juga masif kontra.

"Di SNA @aniesbaswedan ada dua cluster besar. Terbesar cluster Pro Anies, warna hijau (positif). Kedua cluster Kontra Anies, warna merah (negatif)," tulis Ismail. "Artinya, Anies punya basis pendukung yg besar, tp juga serangan yang masif."

Sementara itu, SNA Ridwan Kamil menunjukkan bahwa ia minim kontra dan tanpa promotor. Sedangkan SNA Ganjar menunjukkan bahwa ia masif dukungan dan minim kontra.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait