Nenek berusia 90 tahun asal Tasikmalaya berhasil selamat setelah tertimbun longsor selama 3 jam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ungkap kronologinya.
- Ruth Meliana
- Jumat, 19 Juni 2020 - 15:48 WIB
WowKeren - Bencana longsor baru saja terjadi di Kampung Cikaret, Desa Cibalong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat (19/6). Dalam insiden ini, seorang nenek berusia 90 tahun sempat tertimbun longsoran tebing selama tiga jam di bawah reruntuhan rumahnya.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya akhirnya berhasil mengevakuasi nenek tersebut dalam keadaan selamat. Menurut petugas, nenek tersebut diduga berhasil selamat lantaran kayu-kayu di rumahnya masih mampu menahan puing-puing longsoran.
”Alhamdulillah dia dalam keadaan selamat,” ujar anggota BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Aam Muharom seperti dilansir dari CNNIndonesia pada Jumat (19/6). “Ada kemungkinan puing-puing rumah tertahan oleh kayu-kayu yang ada di rumah itu.”
Kejadian tersebut menyebabkan sang nenek mengalami sejumlah luka di bagian kaki. Ia diduga terhimpit reruntuhan material rumah. Petugas langsung membawa sang nenek menuju Puskesmas terdekat untuk menjalani pengobatan lebih lanjut.
Aam menjelaskan kronologi bencana longsor ini diakibatkan oleh intensitas hujan deras sepanjang dua hari ini yang mengguyur kawasan Cibalong. Selain rumah nenek tersebut, longsor juga menimbun satu rumah warga lainnya.
Kedua rumah tersebut telah mengalami kerusakan parah. Sementara itu, 15 rumah warga lainnya juga terkena longsor namun hanya mengalami kerusakan ringan saja.
Bencana longsor tersebut terjadi saat banyak warga tengah melaksanakan ibadah salat Subuh di Surau. Hal ini membuat bencana longsor tidak menimbulkan banyak korban.
Petugas BPBD sendiri langsung tiba di lokasi kejadian begitu mendapatkan informasi dari warga setempat. “Tadi mendapat informasi dari masyarakat telah terjadi longsor di Cibalong RT 02/RW 01 yang menimpa dua rumah ya,” jelas Aam.
Kini, para petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri dan masyarakat saling membantu membersihkan reruntuhan material rumah. Warga sekitar juga memilih memindahkan barang berharga mereka ke tempat lebih aman.
(wk/lian)