Rumah Ibadah Boleh Dibuka, KWI Ungkap Nasib Gereja Katolik Selama New Normal
Nasional

Pemerintah Indonesia telah mengizinkan rumah ibadah untuk kembali dibuka, KWI lantas mengungkapkan bagaimana nasib pembukaan gereja Katolik selama new normal.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah mengizinkan rumah ibadah untuk kembali dibuka selama new normal. Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) lantas angkat berbicara mengenai pembukaan gereja Katolik di Indonesia.

Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI, Romo Agustinus Heri Wibowo menyatakan jika pihaknya masih mempertimbangkan pembukaan gereja dengan hati-hati. Menurutnya, anjuran untuk membuka gereja dipertimbangkan dengan matang guna mencegah munculnya klaster penyebaran virus corona (COVID-19).

”Kami sungguh mentaati surat edaran Menteri Agama tersebut,” kata Romo Agustinus dalam di BNPB, Jakarta Timur pada Jumat (19/6). “Dan peraturan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah dan juga protokol kesehatan dengan sungguh-sungguh dan sangat hati-hati.”

Agutinus mengatakan jika gereja Katolik memang tidak terburu-buru untuk segera melakukan ibadah tatap muka. Namun, pihaknya juga sama sekali tidak melarang jika ada sejumlah gereja Katolik yang memang ingin kembali membuka ibadah tatap muka.


Meski demikian, KWI mengingatkan pentingnya setiap gereja yang akan kembali mengadakan ibadah secara normal agar menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Hal ini dilakukan dengan menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, meminta jemaat wajib menggunakan masker hingga mengatur jarak dalam gereja.

Menurut Agustinus, saat ini sebesar 57 persen gereja Katolik di Indonesia belum menerapkan ibadah normal. Sebanyak 37 keuskupan di 34 provinsi masih mengandalkan ibadah via online di tengah new normal saat ini.

”Supaya kegiatan keagamaan dan tempat ibadah tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19,” terang Agustinus. “57 persen dari 37 keuskupan di 34 provinsi belum melakukan ibadah fisik dan masih menggunakan live streaming atau online.”

Berdasarkan pengakuan Agustinus, sejumlah gereja yang sudah dibuka di sejumlah daerah juga masih relatif aman dari penyebaran virus corona. Pasalnya, pihak gereja telah melakukan protokol kesehatan yang ketat hingga bersinergi dengan pemerintah terkait perizinan pelaksanaan ibadah demi memastikan keamanan masyarakat.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait