Mendikbud Nadiem Disentil Lagi Soal Nasib ‘Miris’ Guru Honorer
Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim kembali kena sentil oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait nasib 'miris' guru honorer di Tanah Air.

WowKeren - Kesejahteraan guru honorer di Indonesia hingga saat ini masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim kembali kena sentil oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai permasalahan guru honorer.

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda meminta Nadiem Makarim untuk serius dalam memerhatikan kesejahteraan guru honorer. Menurutnya, persoalan kesejahteraan guru honorer sudah menjadi masalah lama yang tidak pernah bisa diselesaikan dengan baik oleh pemerintah.

”Ini masalah urgent (darurat),” ujar Huda dalam rapat kerja dengan Nadiem seperti dilansir dari Republika, Senin (22/6). “Masalah ini harus segera dituntaskan karena sudah terlalu lama dan belum selesai juga.”

Huda lantas mengungkapkan jasa-jasa guru honorer selama ini. Guru honorer dinilai menjadi pihak yang paling membantu negara dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Hal ini dibuktikan dengan 56 persen tenaga pendidik di Indonesia yang ternyata berasal dari tenaga honorer.


Lebih lanjut Huda meminta agar pemerintah dapat memperjelas status guru honorer. Ia menyarankan agar Nadiem dapat memasukkan peta jalan pendidikan di Indonesia mulai tahun 2020 hingga 2035 mendatang.

Selain untuk mendidik generasi dengan baik, peta rencana pendidikan di Tanah Air juga dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik termasuk guru honorer.

”Tetap ingat tugas pemerintah menyelesaikan masalah guru honorer dengan memperjelas statusnya,” ujar Huda. “Kami minta Mas Menteri untuk memasukkan masalah guru honorer dalam peta jalan.”

Seperti yang diketahui, selama ini guru honorer sangat jauh dari kata sejahtera lantaran upah yang diterima mereka begitu minim. Selain itu, status honorer juga membuat mereka tidak bisa menerima berbagai hak yang biasa diterima guru biasa.

Terlepas dari nasib guru honorer, DPR tetap mengapresiasi kinerja Nadiem yang memutuskan untuk menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi sekolah swasta. Menurut DPR, langkah tersebut sangatlah tepat mengingat pandemi virus corona (COVID-19) telah membuat sekolah swasta mengalami dampak parah.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait