WNA Meninggal di Perjalanan dan Bikin 14 Kru Langsung Diisolasi, Garuda Kecolongan Lagi?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Seorang WNA dalam perjalanan rute Medan-Fiji-India dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di dalam pesawat. Atas kejadian itu sebanyak 14 kru langsung dikarantina di RSKI Pulau Galang, Batam.

WowKeren - Beragam kisah terjadi selama layanan transportasi umum kembali dibuka di era transisi menuju new normal. Termasuk diantaranya kisah-kisah "kecolongannya" penyedia transportasi umum sampai mengangkut penumpang yang diduga terjangkit COVID-19.

Kali ini seorang pemumpang berkewarganegaraan asing di Garuda Indonesia dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat di perjalanan. Atas peristiwa itu, sebanyak 14 kru penerbangan dari maskapai Garuda Indonesia itu langsung dikarantina di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau.

Beruntung setelah dilakukan tes, WNA yang meninggal dunia itu tidak dikonfirmasi positif COVID-19. Hanya saja demi keamanan maka seluruh kru yang sempat bertugas melayani penumpang diturunkan untuk kemudian diisolasi selama 14 hari, sesuai dengan protokol yang berlaku.

"RSKI Galang hari ini ditempati oleh pramugari. Pramugari yang mau terbang ke India, singgah ke sini," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (1/7). "Jadi ada seorang penumpangnya meninggal, dites tidak positif, tapi pramugari dan pilot diturunkan."


"Hari ini sudah diswab semuanya negatif. (Tapi) karena ada satu (penumpang) yang meninggal, karena bergabung dengan penumpang, maka mereka tidak boleh terbang lagi (kru pesawat)," imbuhnya. "Jadi hari ini sudah dua hari tinggal di RSKI Galang."

Informasi ini pun turut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. Namun demikian Didi menegaskan para kru itu bisa meninggalkan karantina lebih cepat kalau memang berkali-kali menjalani tes swab dan dinyatakan negatif terinfeksi virus Corona.

Menurut Didi, peristiwa ini terjadi pada Senin (29/6) dini hari kemarin. Kala itu ia mendapatkan informasi dari Pangkalan TNI AU Bandara Hang Nadim Batan soal pesawat carter Garuda Indonesia berkapasitas seratus orang dengan rute Medan-Fiji-India mendarat di Bandara Hang Nadim.

Belakangan terungkap pesawat itu mendarat mendadak karena ada satu WNA yang meninggal dunia dalam pesawat. Segera dilakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap para kru pesawat. Kru pun akhirnya ditukar supaya pesawat tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, belum lama ini Garuda Indonesia juga membuat geger karena membawa seorang penumpang yang positif COVID-19 dari Jakarta ke Sorong, Papua. Namun maskapai pelat merah itu berkilah pihaknya tidak tahu-menahu soal rekam medis penumpang karena bukan kewenangan merkea untuk memeriksa.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts