Demi Kurangi Beban RS, Pasien Positif Corona di Surabaya Bakal Dipindah ke Pulau Galang Batam
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menko PMK, Muhadjir Effendy, membuka opsi untuk memindahkan pasien positif COVID-19 di Surabaya ke RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau. Hal ini demi meringankan beban RS rujukan.

WowKeren - Diketahui Surabaya adalah daerah dengan tingkat penyebaran virus Corona yang tinggi. Bahkan mayoritas kasus positif di Jawa Timur, yang sudah melampaui DKI Jakarta, dikonfirmasi berada di Kota Pahlawan.

Tentu saja hal ini menimbulkan kekhawatiran soal tingginya beban fasilitas medis yang tersedia. Alhasil demi mengantisipasi terjadinya ledakan dan krisis tenaga kesehatan, pemerintah pun berencana memindahkan pasien positif COVID-19 di Surabaya ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau.


"Kita akan pertimbangkan bersama-sama, ini untuk mengurangi beban RS yang ada di Surabaya khususnya di RSUD dr Soetomo," ungkap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, Selasa (30/6). "Untuk pasien yang ringan atau sedang akan dikirim ke Pulau Galang dengan transportasi yang sudah disiapkan TNI AU."

Tak hanya Surabaya, pasien-pasien dari zona merah dan hitam Corona akan dipertimbangkan menempuh opsi ini. Hal ini dilakukan demi memanfaatkan pula fasilitas kesehatan yang sudah dibangun pemerintah di pulau bekas pengungsi Vietnam itu.

Sebagai bentuk tindak lanjut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun meminta supaya Panglima TNI berkoordinasi dengan Pangkogabwilhan II dan Kepala Gugus Tugas terkait. Hal ini supaya teknis dan skenario pemanfaatan RSKI Pulau Galang bagi pasien dari Surabaya bisa segera dirumuskan.

Pada kesempatan yang sama, Muhadjir juga meminta agar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk merancang skenario serta kebijakan khusus bila RSKI Pulau Galang jadi dimanfaatkan untuk menampung pasien positif COVID-19 dari luar daerah. Sebab seperti diketahui selama ini yang dirawat di sana lebih banyak dari daerah sekitar Kepri.

Padahal sedianya RSKI Pulau Galang, yang dibangun hanya dalam tempo singkat itu, diadakan untuk mengantisipasi ledakan kasus positif virus Corona. Selain itu harapannya pasien yang baru pulang dari luar negeri maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa diarahkan ke RSKI tersebut.

Sebagai informasi, sampai akhir Juni 2020 kemarin, tercatat hanya 53 pasien yang dirawat di RSKI Pulau Galang. Padahal rumah sakit itu dibangun dengan kapasitas sampai ratusan pasien.

Dilansir dari Sindo News, RSKI Pulau Galang memiliki 360 ruang rawat dengan 240 ruangan untuk orang dalam pemantauan (ODP), 100 ruangan untuk pasien dalam pemantauan (PDP) dan 20 ruangan isolasi bertekanan negatif. Oleh karenanya Presiden Joko Widodo pun meminta agar fasilitas kesehatan itu dioptimalkan untuk mempercepat penanganan COVID-19 khususnya di zona berisiko tinggi.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts