Han So Hee Minta Maaf pada Korban, Akui Orangtua Sudah Cerai dan Tak Saling Kontak dengan Ibu
Selebriti

Han So Hee mengungkapkan kalau orangtuanya telah bercerai sejak ia masih kecil. Bintang 'The World of the Married]' itu juga mengaku tak saling kontak dengan sang ibu sejak usianya masih lima tahun.

WowKeren - Baru-baru ini seorang netizen mengaku menjadi korban penipuan grup arisan yang dilakukan oleh ibu Han So Hee dengan kerugian mencapai ratusan juta. Menanggapi hal tersebut, Han So Hee pun merilis pernyataan resmi dan meminta maaf.

Dalam pernyataannya, Han So Hee mengungkapkan kalau orangtuanya telah bercerai sejak ia masih kecil. Bintang serial "The World of the Married" itu juga mengaku tak saling kontak dengan sang ibu sejak usianya masih lima tahun. Berikut ini isi pernyataan Han So Hee.

"Halo, ini Lee So Hee (nama asli). Pertama, meskipun aku tidak memahami semuanya, aku ingin meminta maaf kepada para korban yang menulis postingan sambil merasa seperti mereka berdiri di tepi tebing. Aku percaya bahwa mereka berada dalam situasi di mana aku tidak bisa mengatakan apa pun untuk menghibur mereka.

Aku juga ingin dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang dibuat tidak nyaman atau terluka melalui insiden ini. Aku sangat menyesal. Aku menanggung rasa malu ini dan menulis ini dengan harapan bahwa korban lain tidak akan muncul.


Ketika aku berusia sekitar lima tahun, orangtuaku bercerai dan aku dibesarkan oleh nenekku. Ketika saya mendaftar di SMA, aku pindah sekolah ke Ulsan, tempat ibuku tinggal, tapi aku terus tinggal bersama nenekku. Setelah lulus, aku pindah ke Seoul dan mulai mengejar jalur karirku saat ini.

Aku tidak berhubungan dengan ibuku, jadi aku mengetahui tentang hutangnya setelah aku berusia 20 tahun. Karena ibuku adalah putri dari wanita yang membesarkanku (nenek), dan karena tugas moral hubungan orangtua-anak, aku membayar hutang ibuku sebanyak yang aku bisa sebelum aku debut.

Setelah debutku, melalui kontak dari berbagai debitur, aku mengetahui bahwa dia memiliki lebih banyak hutang yang belum dibayar yang dia pinjam atas namaku. Aku juga mengetahui bahwa dia telah memasukkan namaku di dokumen hutang tanpa sepengetahuanku dan bahwa namaku terlibat dalam hutang yang begitu besar sehingga aku tidak bisa menanganinya.

Aku masih sangat muda pada saat itu, dan melalui penilaianku yang belum matang, aku berpikir bahwa satu-satunya solusi adalah membayar hutang sebagai ganti ibuku. Namun, aku pikir itu akhirnya menyebabkan lebih banyak korban pada akhirnya, jadi aku minta maaf. Terakhir, aku ingin menundukkan kepala dan meminta maaf sekali lagi kepada para korban dan mereka yang terluka oleh hal ini."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts