Viral Warkop di Surabaya Sediakan WiFi Gratis untuk Pelajar, Tuai Pro dan  Kontra
SerbaSerbi

Warung Kopi alias warkop di kawasan Ngagel, Surabaya, ini juga menyediakan teh hangat gratis. Para pelajar diimbau tidak bermain game dan tetap menaati protokol kesehatan.

WowKeren - Tahun ajaran baru telah berlangsung sejak 13 Juli lalu. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih diterapkan sekolah-sekolah di Surabaya lantaran termasuk salah satu wilayah zona merah. Untuk kelancaran PJJ, siswa diharapkan memiliki ponsel android dan tersambung ke jaringan internet.

Namun, fasilitas ini belum bisa menjangkau seluruh siswa secara menyeluruh. Melihat kondisi tersebut, warung kopi atau yang biasa disebut warkop di daerah Ngagel, Surabaya, memberikan fasilitas WiFi gratis untuk pelajar yang membutuhkan.

Warkop bernama Pitulikur ini terlihat ramai oleh pelajar berseragam pada Senin (20/7) lalu. Para pelajar tampak serius mengikuti PJJ dengan ponsel android mereka masing-masing yang tersambung internet dari WiFi warkop Pitulikur.

"Asal tidak main game, ke sini bawa perlengkapannya. Saya kasih wifi gratis dan teh gratis," ujar Husin Ghozali, pemilik warkop Pitulikur, mengutip dari Surabaya Tribunnews. "Karena menerapkan jaga jarak, jadinya anak-anak juga tidak terganggu dengan pengunjung lain."


Salah satu siswa yang datang ke warkop Pitulikur mengaku sangat terbantu dengan fasilitas WiFi gratis tersebut. "Sebenarnya lebih enak di sekolah, kalau tidak di sekolah rasanya ngantuk kalau belajar," kata Yohanes Bintang Siahaan, pelajar SMKN 12 Surabaya.

Kabar tersebut langsung menyebar cepat melalui media sosial. Warkop PituLikur rupanya juga memiliki akun Twitter yang mengumumkan fasilitas WiFi gratis untuk pelajar. Selain menuai pujian, tak sedikit pula warganet yang mengkritik fasilitas tersebut.

"Hari pertama adek2 kita lagi semangat belajar daring memanfaatkan wifi di warkop PituLikur secara gratis dan free teh hangat juga," tulis akun @WarkopPituLikur. "Bisa dimanfaatkan utk siswa lainnya yg tdk punya paket data atau kuota internetnya terbatas, bisa belajar secara virtual di warkop PituLikur."

"Maap mas lek kayak gini mending masuk sekolah aja siswa e soal e sama aja kumpul kumpul sama orang orang yg gak dikenal mana gak sosial distancing lagi, Sorry kalau gw salah cuman pendapat saja,." tulis akun @Johanesxxxxx."

"Jadi sebenernya paham ga sih esensi kenapa harus belajar dirumah, kenapa ga boleh berkerumun, kenapa harus pake masker, kenapa harus physical distancing," balas akun @trikurnixxxx. "Berharap warkop yang lain melakukan hal yang sama tetapi juga memperhatikan protokol kesehatan," sahut akun @adamengxxxx.

(wk/nere)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!