KSAD Andika Perkasa Siap Hibahkan Plasma dari Klaster Secapa Bandung untuk Terapi Pasien Corona
Nasional

TNI AD mengonfirmasi seluruh pasien positif COVID-19 di klaster Secapa Kota Bandung sudah sembuh. KSAD pun menyebut sekitar 200-an pasien sembuh diantaranya telah mendonorkan plasma darah.

WowKeren - Klaster Sekolah Calon Perwira TNI AD di Kota Bandung, Jawa Barat sempat menyita perhatian nasional ketika "panen raya" kasus positif. Tak main-main, pada awal Juli 2020 kemarin klaster tersebut mengonfirmasi hingga lebih dari seribu pasien.

Namun kekinian wabah di klaster tersebut sudah berhasil dikendalikan. Bahkan para penyintas di klaster tersebut telah diminta menyumbangkan plasma darah untuk keperluan terapi pasien COVID-19.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut stok plasma darah dari siswa Secapa bisa digunakan untuk masyarakat umum yang terjangkit Corona. Total ada 214 dari 1.308 siswa Secapa yang sudah mendonorkan plasma darahnya, dengan rata-rata satu orang menghasilkan dua sampai tiga kantong.

"Jadi seluruh Kepala RS dan Kakesdam sekarang tahu bahwa ada stok plasma darah untuk terapi plasma convalescent yang bisa kita lakukan," ujar Andika lewat siaran di YouTube TNI AD, Selasa (18/8). "Kalau punya kasus RS-nya baik pasien dinas maupun sipil enggak apa-apa, kita punya stok."


Bahkan plasma ini siap diberikan ke rumah sakit lain di daerah, termasuk yang bukan fasilitas kesehatan milik TNI AD. Andika berharap agar yang memerlukan plasma darah para penyintas COVID-19 ini bisa segera menghubungi.

"Jangan ragu ragu bukan hanya di RS kita kalau ada RS di kota yang satu kota dengan RS kita butuh pertolongan karena punya pasien dengan klasifikasi sedang dan berat nggak apa, diinfokan saja. Mungkin saja sangat membantu mereka," beber Andika, dilansir dari Kumparan.

Sebagai informasi, terapi plasma convalescent adalah salah satu metode pengobatan COVID-19 dengan menggunakan plasma darah pasien sembuh. Plasma ini kemudian disuntikkan ke tubuh pengidap yang masih terinfeksi dan diharapkan memberikan bantuan kekebalan yang diperlukan untuk melawan virus Corona.

Namun tak semua pasien sembuh bisa mendonorkan plasma darah. Beberapa persyaratannya seperti sudah sembuh minimal 14 hari dan tidak mengalami gejala, berusia 17-60 tahun, belum pernah melakukan transisi, dan bagi perempuan tidak dalam keadaan hamil.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait