Nekat ‘Rebut’ Jenazah Corona, 15 Orang Positif Dan Langsung Dibawa Ke Pulau Galang
Nasional

Buntut peristiwa kerabat dan keluarga jemput paksa jenazah pasien virus corona di Batam, 15 orang langsung dibawa ke Pulau Galang usai dinyatakan positif COVID-19.

WowKeren - Peristiwa perebutan jenazah pasien virus corona (COVID-19) antara keluarga dan pihak rumah sakit kembali terjadi. Peristiwa kali ini terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Selasa (18/8) lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Medis sekaligus Penanggung Jawab Tim COVID-19 RSBK, Gilang menjelaskan kronologi kejadiannya. Kasus ini bermula saat R dibawa ke RSBK dengan keluhan sesak napas pada Sabtu (15/8) lalu.

Pihak RSBK lantas melakukan pemeriksaan fisik, gejala, radiologi, hingga laboratorium pada R. Tak sampai disitu, R juga langsung menjalani rapid test dimana hasilnya adalah reaktif.

R kemudian langsung dirawat di ruang isolasi khusus COVID-19 RSBK dan dilakukan pengambilan sampel PCR pada hari Minggu (16/8) dan Senin (17/8). Keesokan harinya, R mengalami penurunan kondisi dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (18/8) pukul 17.25 WIB.

Pihak rumah sakit langsung menghubungi keluarga R dan mereka dijelaskan mengenai prosedur pemakaman jenazah COVID-19. Menurut pihak rumah sakit, keluarga R sudah menyetujuinya.


”Keluarga dihubungi dan langsung datang ke rumah sakit,” jelas Gilang seperti dilansir dari CNNIndonesia, Kamis (20/8). “Dijelaskan prosedur yang akan dilakukan sesuai protokol dan menyetujui.”

Namun tiba-tiba pada pukul 19.00 WIB, sekelompong orang yang mengaku sebagai keluarga R menolak prosedur pemakaman tersebut. Mereka lantas memaksa jenazah untuk dibawa pulang. Jumlah orang yang akan menjemput jenazah R bahkan semakin bertambah.

Akhirnya suasana rumah sakit menjadi tidak kondusif dan pihak keluarga nekat membawa pulang jenazah R sekitar pukul 20.25 WIB. Mereka bahkan telah membawa ambulans sendiri.

Akibat peristiwa itu, kini ada 15 orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Kasus itu ditemukan setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau melakukan swab test pada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi jemput paksa jenazah COVID-19 tersebut.

Kini, Dinkes Batam gantian menjemput 15 orang tersebut ke RSKI COVID-19 di Pulau Galang untuk dikarantina pada Rabu (19/8). “Tes swab dilakukan di RS Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang,” kata Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait