Cuma 7,5 dari 15 Juta Pekerja Swasta yang Bakal Terima BLT 600 Ribu, Ternyata Ini Alasannya
Nasional

BP Jamsostek menyatakan hanya 7,5 juta pekerja swasta bergaji di bawah Rp 5 juta yang berhak menerima BLT pemerintah sebesar Rp 600 ribu. Ternyata ini alasannya.

WowKeren - Pembagian bantuan langsung tunai bernilai Rp 600 ribu kepada para pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta siap dilakukan dalam waktu dekat. Namun belum lama ini BP Jamsostek mengungkap sedikitnya 7,5 juta pekerja dari total 15 juta calon penerima yang siap menerima bantuan tersebut.

Dijelaskan lebih lanjut, rupanya baru ada 13,5 juta nomor rekening pekerja swasta yang sudah sampai ke pihak BP Jamsostek. Dan tak bisa langsung menerima BLT, rupanya nomor-nomor rekening itu masih akan divalidasi lebih lanjut di lingkup internal.

"Kami melakukan validasi secara berlapis untuk memastikan penerima bantuan subsidi upah ini nantinya memang memenuhi kriteria yang ditentukan," ujar Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto, dalam keterangan resminya yang dikutip pada Sabtu (22/8). "Tujuannya tidak lain untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab."

Total ada 3 tahap validasi yang diterapkan oleh BP Jamsostek demi memastikan BLT nantinya benar-benar tepat sasaran. Yang pertama adalah validasi awal yang dilakukan bersama pihak eksternal, dalam hal ini adalah perbankan.

Dari 13,5 juta nomor rekening yang masuk akan diseleksi oleh BP Jamsostek yang bekerja sama dengan setidaknya 127 perbankan di Indonesia. Seleksi dilakukan berdasarkan keaktifan dan keabsahan nomor rekening.


Kemudian dilakukan validasi internal yakni terkait keaktifan status kepesertaan BP Jamsostek. Mengacu pada Permenaker 14/2020 sebagai payung hukumnya, maka ada kriteria lain yang wajib diperhatikan seperti batas maksimal upah yang diterima pekerja.

Selanjutnya, BP Jamsostek akan melakukan validasi lanjutan berdasarkan NIK yang disesuaikan dengan kepemilikan rekening. Ini dilakukan untuk menekan kemungkinan terjadinya penerima bantuan ganda karena yang bersangkutan tercatat aktif bekerja di lebih dari satu perusahaan yang berbeda.

Saat ini BP Jamsostek sendiri sedang dalam tahap finalisasi untuk gelombang pertama pembagian BLT. "Untuk pencairan dana sendiri akan dibagi dalam beberapa gelombang agar bisa merata kepada seluruh calon penerima yang mencapai 15,7 juta pekerja, dengan tepat sasaran," terang Agus, dilansir dari CNN Indonesia.

Berdasarkan "saringan" 3 tahap validasi itulah BP Jamsostek baru bisa menentukan setidaknya 7,5 juta pekerja swasta yang akan menerima BLT gelombang pertama.

Di sisi lain, BP Jamsostek terus mendorong setiap perusahaan untuk segera menyerahkan nomor rekening bagi pekerjanya yang membutuhkan. "Jangan sampai ada pekerja yang berhak dan memenuhi ketentuan malah tidak mendapatkan," pungkas Agus menegaskan.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait