Faskes Belum Merata di Indonesia, Menkes Terawan Andalkan Solusi Ini
Nasional

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menilai saat ini, perbedaan kualitas layanan kesehatan di Indonesia cukup besar, baik secara kuantitas maupun kualitas.

WowKeren - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan membangun telemedicine atau alat pelayanan jarak jauh untuk mengatasi masalah terkait fasilitas kesehatan di Indonesia. Diketahui, faskes masih belum merata di tengah tantangan Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Dengan adanya telemedicine, diharapkan akses masyarakat untuk layanan kesehatan bisa lebih luas. Untuk itu, pemerintah berupaya bekerja sama dengan pihak terkait untuk membangun platform layanan kesehatan secara digital.

"Kita bangun telemedicine ini untuk aksesibilitas bagi masyarakat," kata Menkes dalam diskusi virtual seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu (22/8). "Dalam situasi pandemi, Kemenkes progresif bekerja sama dengan pihak-pihak yang ahli untuk membangun platform layanan kesehatan digital."

Telemedicine dinilai bisa sangat membantu masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan tertentu. Melalui layanan ini, masyarakat bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan tanpa harus melakukan tatap muka secara langsung.


Ia kemudian berbicara mengenai tantangan layanan kesehatan di Indonesia. Menurutnya saat ini, perbedaan kualitas layanan kesehatan di Indonesia cukup besar, baik secara kuantitas maupun kualitas. Terutama pada faskes yang ada di kota-kota besar dan wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Oleh sebab itu ia menilai kehadiran telemedicine akan sangat membantu untuk menjawab persoalan ini. Perkembangan teknologi, sudah seharusnya mampu menjawab berbagai persoalan tak terkecuali di bidang kesehatan seperti ini.

"Di bidang kesehatan, teknologi tidak hanya berfungsi dalam tata kelola manajemen informasi dan sistem pelaporan dan pencatatan," ujarnya melanjutkan. "Dengan teknologi informasi ini kita bisa bangun sistem kemudahan akses mendapatkan layanan kesehatan bermutu."

Saat ini, ada sekitar 10.168 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Indonesia. Lalu untuk rumah sakit, berdasarkan data yang dihimpun hingga Juni 2020, ada sekitar 2.877 unit. Jumlah ini merupakan gabungan dari RS swasta dan pemerintah.

Selain telemedicine, Terawan juga akan menyiapkan e-learning bagi tenaga kesehatan yang ada di wilayah 3T. "Tenaga kesehatan yang jauh di ujung perbatasan sana, di seberang sana tidak ketinggalan dengan nakes di Pulau Jawa," ujarnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait