Klaster Badminton Di Jateng, Gara-Gara Ngeyel Berujung Belasan Orang Kena Corona
Nasional

Muncul klaster badminton di Jawa Tengah. Terungkap, penyebaran virus corona ini terjadi gara-gara ngeyel hingga sebabkan belasan orang positif terinfeksi COVID-19.

WowKeren - Klaster penyebaran virus corona (COVID-19) di lingkungan olahraga kembali terjadi. Kali ini, klaster badminton dilaporkan terjadi di Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Sebanyak 14 warga Tasimadu dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah berkumpul dan bermain badminton bersama. Rupanya, penularan COVID-19 ini terjadi setelah salah satu warga ngeyel tidak mau dikarantina sambil menunggu hasil swab test dan memilih ikut bermain badminton.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjelaskan kronologi penularan klaster badminton tersebut. Seorang perempuan dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Lalu pasangannya gantian melakukan swab test. Namun sebelum hasil swab test muncul, lelaki tersebut justru tidak melakukan karantina mandiri tetapi ikut bermain badminton.

” Iya memang ada. Itu yang bersangkutan dan rekan main badminton dan menongkrong,” kata Juliyatmono seperti dilansir dari Suara, Senin (24/8). “Rata-rata orang yang main badminton dan menongkrong ini sama.”


”Dia bermain badminton bersama rekannya dan menongkrong. Itu berawal dari pasangannya (perempuan), lelaki yang main badminton itu terkonfirmasi positif,” sambungnya. “Kemudian kami swab test dia (lelaki yang bermain badminton) ternyata positif.”

Sedangkan nasib perempuan tersebut dinyatakan sudah sembuh dan tidak ada rekan-rekannya yang positif COVID-19. Oleh sebab itu, Juliyatmono meyakini jika penyebaran virus corona yang menulari belasan orang dimulai dari laki-laki yang bermain badminton tersebut.

“Jadi kami menduga persebaran dimulai dari si lelaki yang main badminton ini,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karanganyar ini. “Si lelaki dirawat di rumah sakit saat ini.”

Juliyatmono yang juga merupakan menyatakan pihaknya langsung melakukan tracing. Hasilnya, ditemukan 14 orang positif terinfeksi virus corona dari klaster gedung olahraga badminton hingga tempat menongkrong.

Pemerintah Karanganyar juga langsung menutup gedung badminton tersebut untuk menekan laju penyebaran virus corona. Terakhir, Juliyatmono mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Salah satunya adalah dengan tidak keluyuran saat sedang menunggu hasil swab test.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait