Positivity Rate Corona Capai 10 Persen, Pemprov DKI Disarankan Lakukan Ini
Nasional

Positivity rate alias persentase kasus positif COVID-19 dibandingkan jumlah orang yang dites di Ibu Kota naik menjadi 10 persen dalam sepekan ini. Jika dirata-rata, secara keseluruhan positivity rate di Jakarta sebesar 6,1 persen.

WowKeren - DKI Jakarta melaporkan 659 kasus COVID-19 baru pada Senin (24/8) kemarin. Angka tersebut diperoleh dari hasil tes PCR yang dilakukan kepada spesimen 3.691 orang.

"Dari 659 kasus positif tersebut, 248 kasus baru hari ini adalah akumulasi data dari tanggal 21 dan 22 yang baru dilaporkan," jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia. "Untuk rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 52.482. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 40.758."

Menurut Dwi, positivity rate alias persentase kasus positif COVID-19 dibandingkan jumlah orang yang dites di Ibu Kota naik menjadi 10 persen dalam sepekan ini. Jika dirata-rata, secara keseluruhan positivity rate di Jakarta sebesar 6,1 persen. Angka tersebut masih belum masuk standar aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu sebesar 5 persen.

Naiknya angka positivity rate ini lantas disoroti oleh DPRD DKI Jakarta. Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Ima Mahdiah menilai Pemprov DKI perlu mitigasi ulang untuk menangani pandemi corona.


Ima juga menyebut bahwa upaya penanggulangan wabah yang dilakukan Pemprov DKI semakin memburuk. "Jika berhasil tidak akan menembus angka 10 persen," jelas Ima pada Selasa (25/8).

Menurut Ima, angka positivity rate di Ibu Kota naik karena implentasi sejumlah kebijakan DKI sangat lemah. Selain itu, pengawasan Pemprov DKI di lapangan juga dinilainya tidak maksimal.

Oleh sebab itu, Ima mendesak Pemprov DKI untuk serius dalam menerapkan kebijakan yang telah ditetapkan untuk menekan penyebaran COVID-19. Ia juga meminta Pemprov DKI untuk mengurangi hal-hal yang tidak esensial karena tidak akan efektif. "Saran saya, kerjakan dengan sungguh-sungguh strategi yang sudah dibuat," kata Ima.

Selain itu, Ima juga menyarankan agar Pemprov DKI mengurangi gimik yang tak perlu, seperti rencana pemasangan masker di Patung Jenderal Sudirman. "Itu tidak akan menggerakkan masyarakat," tutur anggota Komisi E DPRD DKI tersebut.

Untuk masyarakat DKI sendiri, Ima meminta agar mereka tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena Ibu Kota masih belum aman dari penularan COVID-19. Hingga kini, jumlah kasus COVID-19 di DKI telah mencapai 34.295, peringkat satu di tingkat nasional.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait