Tak lama setelah teaser debut Keeho dirilis, banyak orang mengenalinya sebagai pengguna Twitter dengan username @busanwings yang pernah memposting tweet berbau seksual tentang Jimin BTS serta menyindir EXO.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Sabtu, 05 September 2020 - 08:04 WIB
WowKeren - FNC Entertainment siap mendebutkan boy grup baru bernama P1Harmony Oktober mendatang. Menjelang debut, salah satu membernya yakni Keeho tersandung kontroversi karena diduga pernah melecehkan wanita kulit hitam serta menyindir EXO.
Tak lama setelah teaser debut Keeho dirilis, banyak orang mengenalinya sebagai pengguna Twitter dengan username @busanwings. Akun tersebut diketahui pernah memposting tweet berbau seksual tentang Jimin BTS serta menyindir EXO.
Tuduhan terhadap Keeho pun menjadi lebih serius usai beberapa pengguna Twitter mengklaim bahwa @busanwings telah melecehkan dan menguntit banyak wanita dan gadis kulit hitam di platform tersebut, menyimpan foto, dan melakukan diskriminasi rasial terhadap mereka. Di akun CuriousCat @crackerphobic yang diklaim fans sebagai milik Keeho, memang ada pengakuan cyberbullying.
Menanggapi tuduhan ini, FNC Entertainment merilis pernyataan lewat akun Twitter resmi mereka. Berikut ini isi pernyataan agensi yang juga menaungi AOA dan SF9 itu:
"Kami menulis kepada Anda tentang member P1Harmony, Keeho. Keeho adalah penggemar K-pop selama masa sekolahnya di Kanada. Saat itu, ia menjalankan akun penggemar di media sosial dengan tujuh kenalan yang ia temui secara online.
Akun yang disebut sebagai milik Keeho adalah salah satu yang dia jalankan bersama dengan kenalan tersebut, yang ia bagikan kata sandinya, dan akun tersebut ditutup pada akhir tahun 2017. Sejak itu, dia tidak menggunakan media sosial. Postingan lama yang menjadi masalah baru-baru ini tidak ditulis oleh Keeho. Namun sebagai member grup, dia memang selayaknya mengakui adanya masalah dengan akun tersebut dan mengambil tindakan terhadapnya, dan tentu saja kesalahannya karena dia gagal melakukannya. Kami dengan tulus meminta maaf kepada artis yang terpengaruh oleh insiden ini dan kepada semua orang yang terluka karenanya.
Klaim bahwa Keeho rasis sama sekali tidak benar. Saat dia tumbuh sebagai orang Asia di Amerika Utara, dia lebih sensitif terhadap masalah rasisme daripada siapa pun, dan dia sangat sadar bahwa hal itu tidak boleh terjadi. Salah satu pengunggah yang menyebutkan masalah khusus ini menulis postingan jahat tentang Keeho karena perasaan pribadi mereka tentang kenalannya. Kami telah mengonfirmasi bahwa setelah mereka menyadari itu tidak benar, mereka menghapus postingan mereka.
Semua artis K-pop telah menjadi panutan Keeho, dan dia mengagumi artis K-pop saat mencoba menjadi penyanyi. Kami berharap kesalahpahaman yang bertentangan dengan kebenaran akan segera teratasi, dan kami meminta Anda untuk melihatnya tumbuh menjadi artis yang lebih dewasa."
(wk/dewi)