Pemerintah Klaim Angka Kematian Corona Di Indonesia Menurun, Ini Solusinya
Nasional

Pemerintah Indonesia mengklaim jika angka kematian (case fatality rate) akibat virus corona di Tanah Air semakin menurun, ungkap solusi untuk menanganinya.

WowKeren - Pemerintah Indonesia mengklaim jika tingkat kematian (case fatality rate) akibat virus corona di Tanah Air mulai menurun. Klaim tersebut dinyatakan oleh Menteri Perekonomian (Menko) Airlangga.

Menko Airlangga mengatakan jika angka kematian COVID-19 di Indonesia telah menurun menjadi 4,1 persen. Padahal, sebelumnya ia mengklaim case fatality rate di Indonesia sempat mencapai 7 hingga 8 persen.

”Angka kematian atau case fatality rate adalah 4,1 persen dan ini terus menurun daripada angka-angka sebelumnya,” ujar Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto seusai sidang kabinet paripurna di saluran YouTube Setpres, Senin (7/9). “Awalnya sempat 7-8 persen namun kita sudah turun.”

Airlangga lantas membeberkan penyebab menurunnya angka kematian virus corona. Menurutnya, hal tersebut karena pelayanan medis di Indonesia terus disiagakan selama pandemi COVID-19 berlangsung.


Selain itu, pemerintah juga memastikan jika fasilitas kesehatan di seluruh provinsi Indonesia selalu siap dalam merawat dan menampung pasien virus corona. Airlangga menegaskan jika pemerintah terus memastikan kesiapannya dalam menangani pandemi virus corona yang sudah berjalan lebih dari 6 bulan.

”Tadi juga disampaikan bahwa ketersediaan pelayanan medis baik itu hospital maupun perawatan untuk rumah sakit di Jakarta,” ungkap Airlangga. “Dan di luar Jakarta semuanya dipersiapkan untuk melayani pandemi COVID-19 ini.”

Sebelumnya, angka kematian di Indonesia disebut-sebut belum memenuhi standar yang diterapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 4,7 persen. Bahkan, Presiden Joko Widodo turut menyoroti langsung tingginya kematian COVID-19 di Indonesia yang lebih tinggi 0,8 persen dari rata-rata global.

”Kita tahu sampai kemarin sudah ada 111 ribu lebih kasus dengan case fatality rate 4,7 persen dan angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dibandingkan angka kematian global,” kata Jokowi dalam rapat terbatas penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/8). “Saya kira menjadi PR besar kita bersama. Selain itu, case recovery rate di negara kita, data terakhir 61,9 persen.

”Saya kira juga bagus, terus meningkat angkanya,” sambungnya. “Saya tidak tahu sebabnya apa, tetapi suasana pada minggu-minggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai COVID. Entah karena kasusnya meningkat atau terutama menengah atas melihat karena orang yang tidak taat pada protokol kesehatan tidak semakin sedikit, tetapi semakin banyak.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait