Setelah melakukan isolasi mandiri selama 11 hari, Novel dinyatakan sembuh dari virus corona (COVID-19) karena swab test yang dijalaninya menunjukkan hasil negatif.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 09 September 2020 - 07:41 WIB
WowKeren - Kabar gembira datang dari penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Setelah melakukan isolasi mandiri selama 11 hari, Novel dinyatakan sembuh dari virus corona (COVID-19) karena swab test yang dijalaninya menunjukkan hasil negatif.
"Iya benar (negatif)," tutur Novel pada Selasa (8/9) malam. "Insya Allah akan segera beraktivitas kembali."
Selain itu, istri Novel, yakni Rina Emilda, dan keempat anak mereka juga telah sembuh dari COVID-19. Diketahui, empat dari lima anak Novel juga sempat dinyatakan positif COVID-19.
Menurut Novel, dirinya dan keluarga telah menjalani swab test secara mandiri. "Iya (keluarga negatif) semuanya," ujar Novel.
Meski kini telah dinyatakan negatif COVID-19, Novel mengaku akan terus mematuhi protokol kesehatan. Mantan Kasat Reskrim Polres Bengkulu tersebut menyatakan baru akan kembali bekerja setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
"Karena kan anjurannya isolasi 14 hari. Pada dasarnya saya akan lihat dan tentunya saya akan hormatilah. Namanya isolasi kan dilakukan dengan optimal dan masalah penularan itu kan menjadi hal penting," jelas Novel. "Tapi saya lihat nanti responsnya bagaimana. Saya sudah lapor ke Puskesmas nanti kalo dari puskesmas memberikan respons apa ya saya ikuti."
Sebelumnya, Novel dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes swab wajib bagi pegawai KPK pada Kamis (27/8). Menyusul temuan tersebut, seluruh anggota keluarga Novel pun menjalani tes swab COVID- 19.
Setelah seluruh anggota keluarganya menjalani tes swab, keempat anak Novel turut dinyatakan positif COVID-19. Selain itu, istri Novel juga dinyatakan positif COVID-19.
Penyidik yang menjadi korban dalam kasus penyiraman air keras ini lantas memastikan bahwa kondisi dirinya dan keempat anaknya baik-baik saja. Baik Novel maupun anak dan istrinya tidak mengalami gejala klinis atau keluhan berbahaya meski telah positif COVID-19.
(wk/Bert)