Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) juga dilaporkan sudah mengeluarkan peringatan kesehatan level 3 untuk Indonesia.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 09 September 2020 - 10:43 WIB
WowKeren - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan peringatan perjalanan alias travel advisory bagi warganya yang hendak ke Indonesia. Warga AS dilarang pergi ke Indonesia karena tingkat penularan virus corona (COVID- 19) yang masih tinggi.
"Jangan bepergian ke Indonesia karena COVID-19, terorisme, dan bencana alam," tutur pemerintah AS dikutip dari travel.state.gov pada Rabu (9/9). Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga dilaporkan sudah mengeluarkan peringatan kesehatan level 3 untuk Indonesia.
"Indonesia telah mencabut perintah tinggal di rumah, dan membuka transportasi dan operasi bisnis mereka," lanjut keterangan tersebut. "Kunjungi halaman COVID-19 Kedutaan AS untuk informasi lebih lanjut tentang COVID-19 di Indonesia."
Menanggapi larangan warga AS ke Indonesia, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 pun buka suara. Menurut Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, saat ini tidak ada negara yang bebas dari corona di dunia.
"Di dunia ini masih pandemi. Jadi tidak ada negara yang bebas COVID," ujar Wiku dalam video di kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Semua negara pasti berusaha melindungi warganya atau masyarakatnya dan tidak terkecuali negara Indonesia."
Lebih lanjut, Wiku menjelaskan bahwa Indonesia saat ini juga menerapkan kebijakan serupa. Warga negara Indonesia (WNI) kini dianjurkan tidak bepergian ke luar negeri jika tak ada urusan mendesak. Pasalnya, pemerintah tak mau WNI pulang ke Indonesia dari luar negeri dengan membawa kasus impor COVID-19.
"Jadi kami mohon pengertian pada seluruh WNI agar dapat menjaga daerahnya masing- masing. Mobilitas penduduknya dibatasi," tegas Wiku. "Hanya melakukan perjalanan yang esensial saja. Dan betul-betul melaksanakan protokol kesehatan supaya tidak ada kasus tambahan."
Di sisi lain, kasus positif COVID-19 Indonesia telah menembus angka 200 ribu per Selasa (8/9) kemarin. Berdasarkan data dari covid19.go.id, Indonesia total melaporkan 200.035 kasus virus corona dengan 142.958 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19. Sedangkan sebanyak 8.230 orang dilaporkan meninggal dunia akibat virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.
Situasi pandemi di Indonesia sendiri dinilai terus melonjak. Apalagi, kasus positif COVID-19 dalam beberapa minggu terakhir selalu bertambah 2.000 hingga 3.000 kasus setiap harinya.
(wk/Bert)