Indonesia kembali memecahkan rekor dengan mengonfirmasi 3.861 pasien positif COVID-19 pada Kamis (10/9). Sebelumnya rekor terjadi pada Kamis (3/9) pekan lalu dengan 3.622 kasus.
- Elvariza Opita
- Kamis, 10 September 2020 - 16:30 WIB
WowKeren - Perkembangan wabah virus Corona di Indonesia boleh dibilang sangat mengkhawatirkan, terutama dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan pada Kamis (10/9), tercatat rekor kasus harian kembali terpecahkan, yakni menembus 3.861 pasien.
Dengan demikian, total ada 207.203 kasus positif COVID-19 yang dikonfirmasi sampai hari ini. Namun selain fakta bahwa rekor kembali terpecahkan, persebaran pasien positifnya lah yang harus sangat disoroti.
Dilansir dari tabulasi data yang diunggah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun Twitter-nya, sebanyak 1.274 kasus positif dikonfirmasi di Ibu Kota, sehingga total akumulatifnya menyentuh 50.671. Alasan ini yang membuat Gubernur Anies Baswedan akan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total mulai Senin (14/9).
Sementara sebanyak seribu pasien lain "terbagi rata" di 3 provinsi lain di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Jatim "memimpin" dengan 381 kasus, diikuti Jateng 375, dan Jabar 335 pasien.
Kendati demikian, tambahan kasus positif di daerah-daerah lain jelas tak boleh dipandang sebelah mata. Terutama daerah di Sumatera seperti Aceh dan Riau, yang sebelumnya terkesan "aman" kekinian juga melaporkan ratusan kasus baru setiap harinya.
Sayangnya peningkatan kasus positif ini tak diikuti pada aspek pasien sembuh COVID-19 yang dilaporkan hari ini. Tercatat ada 2.310 kasus sembuh hari ini, sehingga total akumulatifnya mencapai 147.510 orang.
Dengan demikian, tingkat kesembuhan COVID-19 di Indonesia masih stabil di kisaran 71 persen. Namun tingkat kematiannya juga terpantau masih di kisaran 4,08 persen, masih lebih tinggi daripada rata-rata dunia 3,24 persen.
Tercatat ada 120 pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 hari ini. Sedangkan total pasien meninggalnya mencapai 8.456 jiwa, dengan sejumlah besar di antaranya merupakan tenaga kesehatan.
DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus sembuh terbanyak yakni mencapai 1.004 orang. Sementara Jawa Timur masih menjadi daerah dengan tingkat kematian akibat COVID-19 tertinggi se-Indonesia, terlihat dari pasien meninggalnya yang sampai 42 orang hari ini.
(wk/elva)