Sebelumnya, pihak polisi telah menyimpulkan bahwa editor Metro TV bernama Yodi Prabowo tersebut meninggal dengan cara bunuh diri. Pria asal Riau yang mengaku terlibat dalam kematian Yodi pun lantas diamankan oleh polisi.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 11 September 2020 - 10:09 WIB
WowKeren - Kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo, sempat menghebohkan publik. Baru-baru ini, publik kembali dihebohkan oleh seorang pria asal Riau yang mengaku sebagai pembunuh Yodi.
Diketahui, pihak polisi telah menyimpulkan bahwa Yodi meninggal dengan cara bunuh diri. Pria asal Riau tersebut lantas telah diamankan oleh polisi.
"Memang waktu itu kita amankan dengan asumsi, dengan satu pertimbangan yang pertama, apa benar informasi itu, walaupun kita yakin tidak benar," ungkap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya pada Kamis (11/9). "Yang kedua adalah dalam rangka pelayanan kepada pihak keluarga korban, tempat di mana Yodi bekerja semasa hidupnya."
Meski demikian, Tubagus tak menjelaskan secara detail kapan pria tersebut diamankan. Namun Tubagus memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan, pria asal Riau itu tidak ada kaitannya dengan kematian Yodi.
"Artinya ada informasi itu kita merespons kita amankan di daerah Riau," ujar Tubagus. "Setelah dibawa ke sini kita periksa dan memang tidak ada (keterkaitan) dari sisi apanya saja, dari sisi posisi dia dan sebagainya, enggak."
Selain itu, Tubagus juga mengungkapkan asal mula pria asal Riau tersebut mengaku menjadi pembunuh Yodi. "Jadi ada yang meng-upload, dia ribut sama temennya dan kemudian meng-upload 'kamu enggak tahu siapa saya, saya yang terlibat dalam pembunuhan Yodi'," terang Tubagus.
Pengakuan pria tersebut rupanya terekam dan videonya tersebar di media sosial. Seorang warganet yang melihat video tersebut pun melaporkan pengakuan pria asal Riau tersebut ke pihak Metro TV dan keluarga Yodi.
"Ada yang melihat itu lalu melaporkan ke Metro TV karena dia (Yodi) kerjanya di sana," pungkas Tubagus. "Orang tuanya menyikapi, kami menindaklanjuti dan kemudian mengamankan orang tersebut."
Lebih lanjut, Tubagus menjelaskan bahwa pihak kepolisian juga sempat meminta klarifikasi dari pihak Metro TV terkait kabar ini. "Sudah diklarifikasikan ke orang Metro TV juga, kita undang untuk datang itu apa benar enggak? Enggak ada," pungkas Tubagus.
(wk/Bert)